Romansa Orkes Kedai Sarinah

Orkes Kedai Sarinah, pengusung jazz swing asal Bekasi. Mereka merilis single baru "Ah Pusing!"

Orkes Kedai Sarinah, pengusung jazz swing asal Bekasi. Mereka merilis single baru "Ah Pusing!". Foto : dok. Orkes Kedai Sarinah

 

Artikel : Anggitane

 

HujanMusik!, Bekasi – Ufuk masih dini untuk tampil ke permukaan. Udara dingin berhembus kering, tipis namun cukup untuk menjaga kesadaran dan menepikan kepusingan. Entah sudah berapa purnama saya tak melakukan perjalanan keluar kandang, situasi yang saya anggap seturut dengan roman akordion, gitar dan saxophone bak era pop 50an. Sebuah romansa rekap situasi oleh Orkes Kedai Sarinah.

Entah bagaimana, tiba-tiba saja ada enam pemuda beda minat dan merek asap muncul dari halaman notifikasi gawai yang dikirimkan seorang informan HujanMusik!. Karya meraka dimunculkan sebagai cara dia menertawakan kegagalan pekerjaan yang sedang dan akan saya jalankan. Penundaan yang berdampak pada beban cicilan perumahan yang kian membuat sesak.

Begitulah, setidaknya saya tak merasa asing. Situasi begini akan membuat terlatih, gelombang kedua dengan segala akrobatnya. Saya hanya jelata yang tak punya kuasa, siap tak siap harus siap menerima derita.

Orkes Kedai Sarinah adalah sebuah unit musik dari Bekasi yang membawakan nuansa pop 50an dengan lirik kekinian yang terinspirasi seniman era lama Indonesia seperti Bing Slamet, Sam Saimun, Oslan Husein dan Juga Ismail Marzuki.

Saya menikmati kemasan yang mereka sajikan. Sederhana dan tak berlebihan. Membawakan kabar kekinian dengan cara santun dan tak menyalahkan. Ada tutur musik dan lirik yang saling mengikat, tak serampangan mengumbar diksi rumit. Lagi-lagi sederhana, mengingatkan saya pada jalan Deredia. Bedanya tak terdengar vokal renyah Louise disana, adanya besutan pita suara Ahmad Fadhil (vokal) yang bertumbuk dengan petikan nada Gearda Dewantara (gitar), tiupan soprano-alto Nasharizky Ersandy (Saxophone), pijatan akordion Rama Cristna (piano), tarikan bass Fadli Tri Cahyadi (bass) dan ketukan brush Rayhan (drum).

 

Simak! di HujanMusik! : “Terpinang Dansa Deredia”

 

Setelah merilis lagu “Aplikasi Jodoh” yang juga masuk di playlist Jazz Anak Negeri Spotify, Orkes Kedai Sarinah kembali merilis sebuah single berjudul “ Ah Pusing! ”, bercerita tentang rekap kondisi dunia khusunya Indonesia selama Maret 2020 sampai sekarang, mulai dari dirumahkan, hilang pekerjaan, job musik berkurang sampai konspirasi.

Bagi saya, “Ah Pusing!” yang belum lama mereka rilis itu seperti menawarkan jazz swing ringan dengan lirik sederhana yang memikat. Berlawanan dengan hakikat kenormalan jazz yang cenderung berkelas, “Ah Pusing!” ditawarkan secara berbeda. Swing jazz dengan lirik sederhana dan tak sibuk dengan permainan olah vokal.

Biarpun terkesan “receh”, kemasan utuh yang mereka sajikan bukanlah kaleng-kaleng, barangkali sudah ciri khas Orkes Kedai Sarinah. Apalagi soal pilihan selera. Hari gini tak banyak yang memiliki kepekaan telinga untuk mengingat dan menghargai musisi Indonesia tempo dulu semacam Bing Slamet, Adi Karso dan juga Theresa Zen. Orkes Kedai Sarinah adalah salah satunya.

Mendengarkan liriknya, saya seperti terwakili. Diksinya terdengar familiar, mulai dari bangun siang, kamar kerja, gelombang kedua, rebahan, konspirasi, dunia maya dan sejenisnya. Tak langsung menunjuk namun cukup paham makna jelasnya.

Secara khusus saya terpikat dengan lirik penutup “Alat musik jadi sarang laba laba”. Kalimat yang lama sekali tak terdengar dalam pergaulan kekinian, paling tidak dalam lingkaran pertemanan saya yang terbatas. Selain visualisasi video musik dari bengkel sepeda tentunya.

Single “Ah Pusing!” bisa disimak secara digital di YouTube Orkes Kedai Sarinah dan gerai musik Spotify.

Selamat mendengar, mari beradaptasi.

(Visited 14 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *