Musi, Palembang dan Rilisan Melodic Punk FourtySixth Block

FourtySixth Block, unit melodic punk Palembang yang kembali muncul dengan video musik perdana mereka.

FourtySixth Block, unit melodic punk Palembang yang kembali muncul dengan video musik perdana mereka. Foto : dok.FourtySixth Block

 

Artikel : Anggitane

 

HujanMusik!, Palembang – Pagi baru saja bermula ketika gerak gerik badan menuntut bangkit. Matahari sepertinya terlambat datang menemui, terkesan dari jilatan cahayanya yang menitipkan panas. Sementara celah dapur tetangga menghembuskan aroma sisa olahan ikan tenggiri. Mengingatkan saya pada pagi-pagi dari tepian Musi. Suatu pagi penuh provokasi yang memudahkan saya beranjak dari posisi semula, menuju rilisan literasi sejarah dunia ala melodic punk asal Palembang, FourtySixth Block.

Unit musik energik yang cukup lama aktif di kancah musik lokal Palembang itu baru saja mengirim kabar soal rilisan barunya. FourtySixth Block resmi merilis video musik pertama mereka untuk lagu “Fantana Alba”, Jumat, 28 Agustus 2020 di kanal YouTube mereka: FourtySixth Block.

Kuartet Tryas (gitar/vokal), Kevin (gitar/vokal), Ekal (bass/vokal) dan Adi (drum) seperti meneruskan arus karya mereka sebagai pemilik debut mini album “Waste Your Time” yang rilis tahun 2016 silam. Album perdana berisi dengan 6 lagu singkat dan dalam tempo cepat. Lirik?, seperti biasa, romansa selalu setian dalam kata-kata.

Seperti debut mini albumnya, “Fantana Alba” yang sejatinya direkam dan rilis digital tahun 2018 di fourtysixthblock.bandcamp.com, mendapat dukungan penuh dari label mandiri dari kota yang sama, Youth Generator Records.

 

Simak! di HujanMusik! : “Ketika Over8think Menuju Arah Langkah yang Benar”

 

“Fantana Alba” seperti menunjukkan bahasan literasi sejarah dunia. Para personil band seperti bercerita tentang sebuah peristiwa pembantaian sekitar 3.000 warga sipil yang berniat menyebrang dari batas wilayah Uni Soviet menuju Romania yang terjadi pada tahun 1941 di dekat Desa Fantana Alba, yang sekarang menjadi bagian wilayah Ukraina.

Visualisasi dalam bentuk video musik dikerjakan dan direkam menggunakan teknik one-shot satu kamera oleh R. Gusti Proma Dyora. Ia melakukannya tanpa jeda dari awal sampai akhir yang editingnya dieksekusi oleh Satriyo Prakoso.

Sejak berdiri saat mereka berada pada usia bangku sekolan, FourtySixth berkomitmen menetapkan perjalanan mereka dengan menghasilkan karya-karya orisinil mereka. Gaya Melodic punk yang mereka perdengarkan sedikit mirip melodic ala negeri Sakura. Seperti memutar SpecialThanks bersamaan dengan Shank dalam satu perangkat. Lengkap dengan artikulasi vokal berbahasa Inggris oleh pemuda-pemudi asia. Khas

Sempat berganti-ganti personil FourtySixth Block cukup intens meramaikan kancah musik Palembang. Bahkan sudah pernah merasakan atmosfer panggung luar kota seperti Jakarta dan Jambi.

“Fantana Alba” menjadi jalan FourtySixth Block yang kabarnya sedang dalam proses pembuatan album penuh pertama mereka. Direkam di Black Sheep Studio yang ditangani Rezky Pratama, Satriyo Prakoso, dan Pandji Mustaqim. Mixing dan mastering oleh Erastus Kusuma.

(Visited 129 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *