Cerita Nada Angkasa Rama Davis

Rama Davis, penyanyi asal Jakarta yang kembali merilis single ke-4 nya “Fly The Airplane”.

Rama Davis, penyanyi asal Jakarta yang kembali merilis single ke-4 nya “Fly The Airplane”. Foto : dok.Rama Davis

 

Artikel : Anggitane

 

HujanMusik!, Jakarta – Semenjak bergulat dengan pandemi, saya begitu mendamba kesukaan baru. Melihat jajaran awan yang melintas dan bergerak beriringan, seakan menyibak angkasa dengan riangnya. Memberi kesempatan pada langit biru untuk membius, meninggikan harapan dan meminggirkan kedukaan. Barangkali, saya pun tengah memandangi langit yang sama dengan nada yang diceritakan Rama Davis dalam lagu nya, “Fly The Airplane”. Kisah perjalanan dan cerita nada angkasa Rama Davis.

Cerita Rama dengan lagunya itu seperti menempatkan saya untuk memahami alur pikir Rama yang tengah mengibaratkan “Airplane” sebagai perjalanan hidup. Tentang orang-orang yang disayang. Tentang perjalanan yang harus tetap berjalan, meski dengan ada atau tidak adanya yang mendampingi. Lagu ini ditulis Rama didalam pesawat, tak heran jika kemudian Rama terinspirasi untuk memakai pesawat sebagai metafora yang tepat.

“Fly The Airplane” menjadi rilisan ke-4 setelah merilis “Sudah, Sudahlah”, single ke-3 nya bersama Alika. Rama Davis adalah penyanyi yang memulai karirnya saat diundang Melly Goeslaw untuk terlibat dalam original soundtrack Eiffel..I”m In Love 2. Kini, setelah melalui banyak proses perenungan, Rama memutuskan untuk membuat lagu dalam bahasa Inggris agar mencakup audiens yang lebih luas.

Melalu lagu ini, Rama ingin menyampaikan pesan yang lebih luas dari sekedar cerita percintaan. Rama berharap para pendengar bisa mempunyai interpretasinya masing-masing, terutama dalam proses merelakan sesuatu dalam hidup.

 

Simak! di HujanMusik! : “Rilisan Ulang Once Mekel untuk Pandemi”

 

Rama seolah ingin “mengobati” para pendengar yang mungkin masih menyimpan rasa mengganjal pada masa lampaunya. Seperti halnya kampanye “Pesawat Kertas”. Rama mengajak para pendengar untuk menuliskan curahan hati dalam sebuah kertas yang kemudian dilipat menjadi sebuah pesawat kertas. Rama beranggapan, untuk membantu proses mengikhlaskan sesuatu yang memang tidak bisa tersampaikan di masa lampau, mungkin harus dicurahkan dengan sesuatu yang konkrit atau secara simbolik seperti ini

Rama Davis, pemuda kelahiran April 1993 ini memang memiliki semangat bermusik yang kuat. Ia membuat cover lagu-lagu terkenal, lalu menampilkannya ke dalam halaman SoundCloud dan Youtube-nya. Aksi yang kemudian mendapat banyak tanggapan positif.

Rama memulai petualangan bernyanyinya dengan menempa diri di lingkungan paduan suara. Tak sekedar melengkapi kegiatan masa remaja, ia bernyanyi secara serius ketika ia bergabung dengan paduan suara di SMAN 78, Jakarta tempat ia bersekolah dulu. Memegang kepercayaan sebagai ketua paduan suara 78 Youth Choir, dan bersama timnya tersebut mereka beberapa kali berhasil memenangkan penghargaan internasional.

Paduan suara yang juga membawa pulang medali emas untuk Indonesia ketika berkompetisi di acara A Voyage of Songs di China, Canta Al mar di Spanyol dan ITB Bandung Choir Festival di Bandung.

Awal 2018 menjadi titik terang bagi Rama, ketika Melly Goeslaw mengundangnya menjadi teman duet sebagai pengisi soundtrack film “Eiffel…I’m In Love 2”. Titik penting dalam karir hidupnya sebagai penyanyi.

Single yang saya tahu berhasil masuk dalam nominasi untuk Lagu Original Soundtrack Ter- baik di Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards, dan juga Dahsyat Awards.

Lantas, Rama terus melanjutkan passion-nya di musik dan berhasil merilis karyanya sendiri seperti “Teman”, “Bertahun Lamanya”, dan “Sudah, Sudahlah”.

Single “Fly The Airplane” diciptakan dan diproduseri sendiri oleh Rama Davis. Beruntung, dalam proses pembuatannya ia dibantu aransemen Raynaldo Wijaya.

Awalnya, Rama mengaku lagu ini tidak untuk dirilis dan hanya sebatas untuk kepuasan pribadi saat membuatnya. Namun Raynaldo dan Tirta Leonardi, sang gitaris untuk lagu ini, memiliki keyakinan berbeda. Keduanya mengajak Rama untuk bisa mengaransemen lagu ini dan merilisnya ke para pendengar.

“Fly The Airplane” kini sudah tersedia dalam berbagai platform musik digital. Untuk video liriknya sudah tersedia di akun Youtube Rama Davis.


.

(Visited 108 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *