Pop Cinta Pereda Lelah Anas Glasean

Anas Glasean, musisi solo asal Yogyakarta merilis single pop "Cinta Tak Pernah Lelah"

Anas Glasean, musisi solo asal Yogyakarta merilis single pop "Cinta Tak Pernah Lelah". Foto : dok.Anas Glasean

 

Artikel : Anggitane

 

HujanMusik!, Yogyakarta – Cerah hati sedang menggumam, menitip rindu pada keadaan. Sesekali menyeka sedih melumat perih. Karena yang utama adalah cinta dalam konotasi makna yang luas, sesuatu yang dalam diam saja menggelar fakta bagaimana pengorbanan dilakukan. Benar, cinta memang tak pernah lelah. Seperti senandung rutinitas, semacam pop pereda lelah yang dibunyikan Anas Glasean.

Saya tak mengenalnya dalam wujud fisik, hanya buritan karya melalui “Cinta Tak Pernah Lelah” yang coba saya kenali, seperti apa macam penyanyinya. Perlahan kemudian barulah saya paham bahwa Anas Glasean adalah nama panggung yang disematkan untuk pria bernama asli Anas Taufan.

Talenta yang tumbuh dan mengasah kemampuan musikalitasnya di Yogyakarta. Hingga beberapa tahun lalu ia hanya menyibukkan diri dengan rutinitas kerja kantoran. Sesuatu yang menggelisahkan sebelum akhirnya ia terjum dan meluncurkan single perdananya “Cinta Tak Pernah Lelah”. Diakuinya, kerja kantoran membuatnya bosan. Menurut Anas bekerja bukanlah passion, tapi kebutuhan.

“Bagi saya passion adalah sesuatu yang saya sukai dan jalani. Ya nyanyi ini,” katanya.

Anas Glasean belajar bermain gitar dan drum saat berada di sekolah menengah. Dia beberapa kali tergabung dan bermain dengan beberapa kolektif band di Yogyakarta hingga rutin mengikuti ajang Festival Musik di beberapa daerah.

 

Simak! di HujanMusik! : “Jejak Rindu Mitty Zasia Kepada Ibu”

 

Mengaku terinspirasi dari Seventeen band, Anas Glasean ternyata mengidolakan Ifan dan bandnya itu. Bentuk kekaguman yang mendorongnya selalu aktif dalam berbagai acara tribute, memperdengarkan suaranya kepada khalayak. Tapi Anas mengaku bahwa ia lebih tepat untuk menyanyikan sendiri karya-karyanya ketimbang terus-terusan menjadi penyanyi cover.

Perjuangan pertama menjadi seorang penyanyi profesional adalah bagaimana meyakinkan kepada orang tuanya. Lantas ia membuktikan jalan musiknya mengan memulai menyanyi dari resto, kafe dan berbagai panggung.

“Saya menemukan kesenangan dalam menyanyi, menciptakan lirik dan notasi. Kemudian dalam penggarapannya saya dibantu oleh beberapa musisi juga, ada musisi Semarang, Jakarta dan banyak lagi. Saya suka dengan iklim musisi-musisi yang saling bantu untuk maju sama-sama,” tulis Anas dalam rilisnya kepada HujanMusik! .

Karakter tenor suara Anas Glasean dapat menjadi harmonisasi yang indah dalam setiap lagu-lagu ciptaannya. Ia kemudian dikenal dengan gaya panggung dan suara khasnya, hingga suatu waktu bertemu dengan seorang produser musik, Gitareza Kusumawardhana. Dalam suatu pertemuan mereka bersepakat dan berkomitmen penuh menapaki karir musik secara profesional.

“Cinta Tak Pernah Lelah” resmi dirilis oleh PT. Delapan Karya Cipta, AFE Corp., music publisher asal Jakarta. Direkam oleh Girez Records yang promosi lagunya dilakukan secara step-by-step mulai dari digital streaming platfrom seperti joox, sporify dan lain-lain, hingga perilisan video Musik yang ia siapkan sendiri secara independen.

“Cinta Tak Pernah Lelah” menjadi single perdana Anas Glasean ber-Genre Pop. Tema pilihan “cinta” menjadi makna ikat yang relatif mudah dipahami. Membawa pesan pada kita semua bahwa sebagai insan Tuhan. Kita pasti pernah merasakan lelah dalam menjalani sesuatu. Masa-masa kita diujung rasa lelah, lelah karena apa pun, lelah karena siapa pun. Jangan pernah sekalipun menyerah meski hidup penuh rintangan. Karena cinta tak sekalipun menyiratkan lelah, selalu tumbuh dalam situasi apapun.

Anas berharap, lagu ini dapat menjadi perkenalan profesional musikalitasnya. Momentum membangun karakteristik dan bagaimana ia kelak dikenal sebagai salah satu solois di Indonesia.

Selamat berjuang

(Visited 109 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *