Tekanan Pertemanan Indie Pop/Rock Wry

Wry, trio indie pop/rock Yogyakarta merilis “Behind the Grey”

Wry, trio indie pop/rock Yogyakarta merilis “Behind the Grey”. Foto : dok.Wry

 

Artikel : Anggitane

 

[HujanMusik!], Yogyakarta – Beat sederhana itu terdengar mudah ditebak harmonisasinya. Sound gitar yang ditawarkan terdengar penuh namun tak mendominasi, cukup menarik. Menjelaskan bagaimana pengaruh indie rock era 2000an yang bergitu berkuasa di layar kaca saat itu.

Adalah kolektif yang menamakan diri mereka sebagai Wry. Mengusung indie pop/rock berbasis kota pelajar Yogyakarta. Mereka mengakui sebagai pengagum indie rock semacam The Killers, Kings of Leon, dan The Strokes. Phoenix dan Catfish and the Bottlemen. Kekaguman yang menular pada proses bermusik mereka.

Pertumbukan yang dapat ditemukan pada single perdana mereka “Elusive” yang dirilis Desember 2019 lalu. Juga pada single kedua “Behind the Grey” yang rilis per Maret 2020 ini.

Begitulah Wry. Menampilkan beat sederhana dan harmonisasi gitar yang beragam merupakan kunci dari lagu-lagu yang akan disuguhkan oleh Wry. Kenyataan dengan influence yang beragam dari masing-masing personil, justru mampu mengarahkan musik Wry lebih kaya. Influence yang dihasilkan Wry memberikan sentuhan warna yang lebih kuat dan beragam pada setiap materi lagunya.

 

Simak di HujanMusik! : “Tata Cara Karsha Tentang Titik Terang Kesendirian

 

Muncul dan tumbuh di Yogyakarta pada September 2019, band yang beranggotakan Teguh Wijaya (vocal/gitar), Aditya Vanko (gitar), dan Banu Wikantyoso (drum) ini merupakan sekumpulan teman sejak mereka masih duduk di bangku SMP. Menariknya, ketiganya sama-sama menghabiskan masa remaja di kota Balikpapan, lalu bertemu kembali dalam linkar perantauan saat sama-sama melanjutkan pendidikan di kota Yogyakarta.

Jejak pertemanan yang pada akhirnya mendorong mereka memutuskan untuk membentuk sebuah band yang bernama Wry. Nama Wry sendiri diambil dari salah satu judul lagu band Mew yaitu “Am I Wry? No”.

Ada alasan mengapa mereka memilih berkarya dan membentu Wry. Ada sesuatu yang mereka ingin sampaikan, tentang semua kegelisahan yang mereka alami sehari-hari. Tentang risak dan pergumulan hidup yang hendak disuarakan melalui musik yang mereka ciptakan dengan harapan pesan – pesan yang mereka sampaikan dalam karya lagu mereka bisa tersampaikan kepada para pendengarnya.

Wry telah merilis single terbarunya berjudul “Behind the Grey” Maret 2020 ini. Single yang dalam proses perekamannya dilakukan di home recording studio milik Aditya. Gitaris ini jugalah yang menulis lagu “Behind the Grey” dengan lirik berbahasa Inggris itu. Termasuk dengan proses mixing dan mastering.

Kemunculan Wry sudah barang tentu akan semakin meramaikan warna indie pop/rock tanah air yang semakin banyak memunculkan talentanya.

(Visited 110 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *