Bukan Konspirasi Jelata Semena-mena

Artwork "Konspirasi Nanana", single Jeans Roek hasil kolaborasi dengan Coim Oncom Hideung. Artwork : dok.Jeans Roek

 

Artikel : Anggitane

 

[HujanMusik!], Bogor – Terus terang, seduhan karinding dan saluang pada permulaan lagu sukses menahan saya untuk tidak melakukan aksi gegabah, menekan tombol spasi sebagai bukti pause. Konspirasi bebunyian yang dimainkan Galih Agnisetia Putera itu seperti menerkam bayangan kemalaman ditengah rimba raya Halimun melalui Pelabuhan Ratu. Bebunyian yang disambut suar bass Dwi Nugroho, lengkingan gitar Satria Aji Pamungkas yang berpadu permaian gitar Koran sebelum ia bernyannyi. Sementara drum Nopa Anugrah setia mengatur tempo hingga Coim (Oncom Hideung) turut memperdengarkan suara khasnya.

Begitulah, saya sedang menyimak tautan kreatifitas Jeans Roek yang diluncurkan dalam bentu video klip pada 19 Maret 2020 lalu.

Entah kenapa, saya nyaris tak terkejut dengan materi baru unit rock n roll Bogor itu. Kalimat sebutan yang saya tolak jika ini diartikan sebagai membosankan. Justru sebalikya, tidak terkejut karena daya kreatifitas mereka yang seperti tak mau berhenti berproduksi. Sesulit apapun situasinya.

Paling baru, seperti yang sudah saya singgung didepan, hadirnya video klip anyar mereka yang bertajuk “Konspirasi Nanana”. Sebuah lagu yang masuk dalam album ketiga Jeans Roek “For All My Friend”.

Simak di HujanMusik! : “Jeans Roek Melaju dengan Video Klip Baru”

Sebuah video klip yang mencoba bertutur tentang kebusukan sebuah konspirasi, berikut pengaturan latar situasi dan kondisi yang terjadi di dunia ini. Sebuah situasi yang lebih banyak digerakkan oleh beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab dan berambisi menguasai dunia.

“Konspirasi Nanana” sejatinya lagu yang ditulis dan dibawakan Joni Kemon dalam albumnya “Blak Blakan”. Sengaja dibawakan ulang Jeans Roek yang berkolaborasi dengan Coim, vokal pada kelompok musik bernuansa ballad, Oncom Hideung. Sebuah lagu ini sebagai salah satu bentuk respon Jeans Roek atas munculnya virus corona yang merebak luas dan menyebabkan kekacauan dimana – mana.

Cukup menarik melaihat Coim menyanyikan lagu ini dalam takaran gaya dan suara khasnya. Semakin dekat dengan pusaran arus bawah yang kian gelisah, seperti pilihan kata “Beteung seubeh kanjut baseuh”. Apa artinya? Hanya kalangan tertentu yang tahu.

“Konspirasi Nanana” direkam di Studio 143 Bogor dengan mixing dan mastering oleh Taufan di Studio Cibedug, bilangan Ciawi.

Rana visual dikerjakan oleh talenta serba bisa Rendra Komo dari Ruang Imaginakal. Komo sendiri yang kemudian menyarankan model video klip diperankan Bzen Madturo (vokal dari The Rules dan pendiri pijat punk). Sebuah pilihan yang didasarkan postur subuh dengan gerak gerik mencurigakan. Layaknya siluman babi.

“Terima kasih pisan lah pokokna mah yang udah bantuin Jeans Roek beresin lagu ini dari awal rekaman lagu sampe beres klipnya jadi keren pisan lah anjay, tanpa kalian semua Jeans Roek mah bukan apa apa atuhlaaaah” ungkap koran, pemandu vokal dan pemain gitar Jeans Roek.

Terus mengudara Jeans Roek!.

(Visited 136 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *