Rilisan Jarak Jauh Unromantic yang Layak Ditunggu

Unromantic, pop vintage yang sempat meramaikan musik Yogyakarta ini kembali merilis karya. Foto : dok.unromantic

Unromantic, pop vintage yang sempat meramaikan musik Yogyakarta ini kembali merilis karya. Foto : dok.unromantic

Artikel : Anggitane

[HujanMusik!], Yogyakarta  – Senandung riang itu mengalun perlahan dengan manis. Mengisi ruang senggang yang bertabur sore hari. Menyisihkan keletihan setelah tersandera pola 8 ke 5 yang menandakan waktu bekerja. Sendung riang yang dibawakan kelompok pop vintage asal Yogyakarta setelah diam 4 tahu lamanya.

Bermula pada Juni 2019, Unromantic merilis karya untuk diperdengarkan secara digital dengan “Kisah Menuju Malam”, menyambung empat tahun setelah “Snandung Cinta Tak Berguna” dirilis. Memasuki penghujung 2019, mereka bersepakat untuk tampil kembali dengan materi baru yang akan mengibak tabir album baru pada 2020 nanti.

Bagi yang pernah mengenalnya, Unromantic pernah mencuat pada tahun 2012 dengan formasi Dengan formasi Vela (vokal), Mumu (Bass), Agung (Gitar), Hengki (Gitar) dan Alvine (Drum), mereka telah merilis album pertama “Senandung Romansa”.

Setelah sempat vakum beberapa tahun, Unromantic mantap untuk meneruskan musik mereka. Tanda-tandanya cukup lekat, yaitu dengan dirilisnya “Maple” pada 22 Desember 2019 lalu. Single penutup tahun dengan energi bermusik yang sedang semangat-semangatnya.

Semangat itu mereka racik bersama Munsatura Studio (Jogja) dan K Studio. Hasilnya, single “Maple” menjadi lagu ketiga dari album kedua Unromantic yang diberi tajuk “Long Distance Romance”.

Sesuai dengan judul albumnya, lagu-lagu yang mereka ciptakan semuanya dikerjakan secara Long Distance. Mereka yang kini berbeda domisili memilih untuk meneruskan berkarya meski terpisah antara Kalimantan Barat- Kalimantan Timur – Jogja.

“Harapan kami tidak muluk-muluk, merampungkan album kedua ini, dan menunjukkan bahwa terpisah jarak tidak harus membuat kami berhenti berkarya” jelas Hengki dalam rilis yang diterima HujanMusik!.

“Maple” bertutur kisah tentang kebahagiaan sederhana dalam hidup, tentang seseorang yang berusaha melepaskan diri dari gundah gulana yang sedang dialami nya. “The tree of life”, yaitu pohon Maple yang disimbolkan dalam lagu ini menolongnya dari kegundahan hati hingga pada akhirnya ia melanjutkan hidupnya dengan lebih baik.

Sebagai pemantik, single “Maple” tak hanya tersedia dalam bentuk audio, tetapi juga tersedia dalam format Official Video Lyric di kanal Youtube Unromanticband. 2019.

“Kami sangat bersemangat dan berharap album ini bisa menjadi pencapaian terbaik kami sebagai band, kami juga merindukan bisa bermain lagi di panggung, dan tentunya semua itu tergantung bagaimana album ini nantinya” terang Agung.

Kerinduan yang sama dengan yang diutarakan vokalis Vela. Mereka kini sedang dan akan melengkapi album barunya. “Kami mohon doa dan dukungannya agar album ini bisa terealisasi” tambahnya.

Baiklah, untuk sementara saya memilih romantika bersama “Maple”, selamat menyimak.

(Visited 14 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *