Rasvala, alternative rock Bogor yang kembali merilis single baru berjudul “Suci”. Foto : dok.Rasvala

Artikel : Anggitane

[HujanMusik!], Bogor  – Awan dalam rona Kelabu penuh tengah menggantung di langit-langit Bogor. Seketika kilat petir meloncat dari satu awan ke awan yang lain, menimbulkan gelegar memecah kebisuan menikmati derau hujan. Hembusan angin jahat memantik untuk mengurungkan niat keluar dari tempat persembunyian. Memilih diam, meringkuk dengan melanjutkan kesendirian bersama single baru Rasvala yang link-nya baru saja dikirimkan.

Dering gawai mengantarkan ingatan bahwa petang ini saya akan terlambat pulang. Selain hujan masih menyisipkan karakter aslinya, juga karena urusan duniawi masih berkutat dengan koreksi visual pekerjaan yang kejar tayang. Lantas distorsi “Suci” membahana mengambil alih konsentrasi, memaksa memastikan semuanya tersimak dengan baik.

“Suci” membuka pendulumnya dengan raungan gitar Renal yang berjibaku dengan hentakan drum yang konstan. Sejenak saya menikmati konsistensi ini dengan anggukan sekedarnya, lama-lama semakin riang hingga sempat mengabaikan teriakan vokal Fikar dan sound bass besutan Rifal yang nyaris tenggelam. Konsep yang justru terdengar asyik.

Begitulah Rasvala, penganut alternative rock dari kota hujan yang terus berderak mengiringi perjalanan idealisme karya mereka. Setelah pungkas memastikan EP mereka rilis pada 2018 silam, pada penghujung tahun 2019 yang lalu mereka melepas “Suci” sebagai ancang-ancang karya lanjutan di tahun 2020.

Dilepas bertepatan dengan hari Ibu, mereka melabuhkan harapan baik sebagaimana seorang Ibu kepada buah hatinya. Namun dunia tak semudah sangkaan, disana penuh liku dan kejutan. Tak jarang harapan malah berujung pada kehampaan.

Dari sini Rasvala mencoba menekuni makna baru dengan sisa personil bertiga selepas mundurnya drummer Opay. Bermain-main diantara gelap dan terang melalui “Suci”, menerka do’a seorang Ibu kepada anak nakalnya dari ancaman marabahaya. Ketika sadar bahwa harapan seorang Ibu berbeda dengan pilihan yang dijalani, tunjukan saja dengan tanggung jawab terhadap apa yang kita pilih.

“Suci” menjadi materi penguat karakter sound Rasvala yang tetap terdengar berat, namun menjaga sisi sensitive berperasaan. Kembali pada akar bermusik mereka yang terus menyajikan pilihan lain untuk penyimaknya.

Tak ada aral tanpa melintang, dan tak ada tunggang langgang tanpa lari. Semua ada sebab dan akibat. Bagi saya pribadi, “Suci” menjadi medan peralihan penugasan sound Rasvala yang kali ini dibantu Ebel (drum) dan Dodi (gitar) sebagai musisi pendukung.

Materi “Suci” dengan segenap energi penciptaanya kini bisa disimak melalui platform pemutar musik digital. Deraunya akan menambah semangat rock yang semoga saja kian menggejala di tahun ini.

Selamat Rasvala.

(Visited 27 times, 1 visits today)