Cloudburst Rilis Album Kedua Edisi Tur Mereka

Cloudburst, metallic hardcore Yogyakarta yang merilis album kedua edisi tur mereka. Foto : dok.Cloudburst

Cloudburst, metallic hardcore Yogyakarta yang merilis album kedua edisi tur mereka. Foto : dok.Cloudburst

Artikel : Anggitane

[HujanMusik!], Yogyakarta  – Awan mentah berkeliling membebat udara yang seharusnya tampil dalam keadaan sejuk. Cuaca tengah keras dan bau matahari bertebaran disetiap sudut bumi bagian selatan. Maklum, musim sedang tak patuh mengikuti garis alam sebagaimana kebiasaan. Kali ini memilih tampil sekenanya. Seperti metallic hardcore asal Yogyakarta bernama Cloudburst, menjelang penghujung tahun 2019 mereka merilis ulang album kedua mereka bertajuk “Self-titled”.

Sebuah momentum perayaan rilisan yang ditandai dengan jejak tur mereka bersama salah satu band progresive metal  dari kota yang sama, yaitu Goddes Of Fate.  Pada tanggal 17 November 2019 lalu mereka sukses melakoni panggung di Singapura, dan 18 November 2019 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Materi bawaan album Cloudburst ini dirilis secara eksklusif oleh label yang menuliskan alamatnya dari jalur Pantura, yaitu Samstrong Records. Perilisan ulang “Self-titled” dikemas dalam bentuk double disc, dimana CD pertama merupakan album kedua Cloudburst yang sempat dirilis pada tanggal 20 Desember 2018 di Indonesia, dan 4 Januari 2019 untuk rilis internasional.

Sedangkan CD kedua merupakan lagu tambahan yang dikemas dengan tajuk Tour Edition. Berkekuatan dua lagu dengan nomor “Animal Instinct” yang merupakan single terbaru dari Cloudburst sendiri, dan juga satu lagu cover “Drain Me” milik Snapcase pelopor Metallic Hardcore asal Buffalo, New York.

Sedikit Tarik mundur, Cloudburst sempat merilis “Dead Demo” pada 2014. Pengalaman menggelar karya perdana itu kemudian mereka lanjutkan dengan merilis sebuah materi split dengan Warmouth, kolektif hardcore dari Yogyakarta pada tahun yang sama. Dua tahun berselang Cloudburst kembali membagikan teror gelap mereka berupa satu album penuh bertajuk “Crying of Broken Beauty” tahun 2016, album perdana yang membawa mereka mendapatkan penghargaan “The Metal Rebel’s 20 Best Indonesian Metal Album”.

Mendengarkan “Animal Instinct” saya seperti diajak memacu kuda besi dijalur trek lurus dengan kekuatan penuh. Tempo kencang khas Trap Them dibalut dengan sentuhan melodius nan membius ala Converge. “Animal Instinct” memang tepat menjadi single pelengkap album kedua mereka yang dirilis dalam bentuk tour edition itu.

Cloudburst memang unit metallic hardcore sarat pujian. Musik besutan Yogi SA (Gitar), Ridho N (Bass), J Yudha (Drum), dan A. Okta (Vokal) ini bahkan sempat mendapatkan pujian kritis dari beberapa media internasional seperti Vice, Metal Hammer Magazine, Unite Asia dan Decibel Magazine. Media – media tersebut menyebutkan bahwa album kedua milik Cloudburst patut didengarkan.

Kini album tersebut sudah bisa didengarkan melalui kanal Spotify, sementara untuk tour edition sudah dapat didengarkan melalui bilik Bandcamp milik Samstrong Records.

Sikat!!!

(Visited 41 times, 1 visits today)

1 thought on “Cloudburst Rilis Album Kedua Edisi Tur Mereka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *