Emosi Visual Pop Susah Tidur untuk “Puasa Bicara”

Susah Tidur, unit pop asal Kebumen telah merilis video klip "Puasa Bicara". Foto : dok.Susah Tidur

Susah Tidur, unit pop asal Kebumen telah merilis video klip “Puasa Bicara”. Foto : dok.Susah Tidur

Artikel : Anggitane

[HujanMusik!], Kebumen  – Malam tengah membasuh kelesuhan, sementara mata enggan menutup meski lelah mendera sejak jam dua siang. Sesekali wajah ini tengadah memastikan langit sedang baik-baik saja. Tangisannya masih sepi dibanding kemarin. Dan saya pun merasa susah tidur dalam arti sebenarnya. Susah tidur menjadi titik kesalahan akibat resah berbalut gundah ditangani dengan tiga gelas kopi malam ini.

Begitulah, saya seperti terjebak dalam penamaan yang sama untuk duo pop Kebumen, pelantun single “Puasa Bicara”. Susah Tidur adalah nama untuk duo asal Kebumen, Jawa Tengah.

Saya tak mau terjebak mencari alasan kenapa nama itu tersemat. Bagi saya, cukup dengan mnyimak karya dan sedikit mengintip latar belakangnya, menjadi cukup bekal untuk menerawang. Susah Tidur terbentuk pada tahun 2013, dilatar belakangi oleh musibah yang dialami Dwi Prasetiyo (Gitar/Vocal) atau Akrab dipanggil Tijo. Penyanyi utama duo ini itu kehilangan indera penglihatannya ditengah perkuliahan pada tahun 2012. Putus kuliah atas keterbatasan yang dialami tidak membuat Tijo patah semangat untuk bisa berkarya dan memberikan dampak positif untuk orang-orang tercinta disekitarnya.

Lalu, bersama sahabatnya Dinda Ramadhan (Vocal/Bass), dan Afif (drummer yang mundur ditahun 2016), Tijo yang semula bermain drum untuk band sebelumnya kini menekuni vocal dan bermain gitar untuk berkarya menyalurkan ekspresinya. Ekspresi kesadaran lingkungan sekitar, mengupas isu sosial yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Termasuk moralitas, lingkungan, dan juga politik.

Terhitung sejak awal mereka terbentuk tahun 2013. Susah Tidur telah merilis satu Mini Album bertajuk “Sudut Taman”, termasuk beberapa single setelahnya.

Pada April 2018 lalu Susah Tidur merilis single yang berjudul “Puasa Bicara”, lalu merilis Video Klip pada 15 November 2019 yang diproduksi oleh Anoixi Records.

Upaya membangun emosi secara visual tampaknya cukup berhasil, mengingat “Puasa Bicara” berbeda dari karya-karya sebelumnya. “Puasa Bicara” terdengar lebih minimalis dengan latar gitar akustik yang cukup dominan.

Saya sepakat dengan garis besar tema dalam lagu ini. “Puasa Bicara” adalah sebuah tembang yang mengulas salah satu permasalahan yang amat fundamental yaitu krisis interaksi antar manusia. Kita seharusnya sadar bahwasannya komunikasi adalah instrumen paling penting dalam menjalin keharmonisan bersosial baik dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Melalui “Puasa Bicara” Susah Tidur berharap dapat memberi sudut pandang baru untuk menyikapi polemik yang hampir menjamur di kehidupan sehari-hari kita. Berangkat dari realitas yang ada, agaknya kita harus membuka mata dan telinga akan betapa pentingnya bercengkrama dan tegur sapa.

(Visited 78 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *