NEAL, kolektif pop Bogor perkenalkan vokalis baru dengan merilis single “Lain Peran”. Foto : dok.Neal

Artikel : Anggitane

[HujanMusik!], Bogor  – Gerimis manis masih menyisakan ayunannya. Membelai permukaan kesadaran dengan membius angin membawanya kepada persinggahan. Sementara saya sendirian dengan tiga buah gelas kosong terhampar dihadapan, menandakan telah tandasnya kenikmatan penanti hujan reda. Menepi di kedai kopi, mendengarkan senandung monolog senandika yang baru terbuka isinya. Menunjukkan “Lain Peran” sebagai teman pemintal harapan yang terlahir kembali dengan segala kebaruannya.

Saya sedang bicara tentang karya terbaru unit pop Bogor bernama NEAL. Kolega dekat yang saya kenali melalui karya-karyanya. Lima paket rilisannya sudah pernah mewarnai wajah musik lokal dan nasional, sejak mereka bernama Daylight. Arka Achmad (keyboard), Deni ‘Denol’ Noviandi (gitar), Aditya ‘Dc’ Maulana (gitar), Adie Prasetya (bass) dan Aditya Maulana (drum) berupaya menampilkan kebaruannya dengan merilis materi teranyar mereka dalam format video setelah sempat vakum beberapa saat.

Melalui single terbarunya yang resmi rilis pada Senin (28/10), NEAL terlahir kembali dengan segala kebaruan yang siap mereka tawarkan kepada para pendengarnya, yaitu kehadiran Lutfie Rizaldi yang memerankan sosok vokalis baru.

Lutfie Rizaldi bukan orang baru dalam kancah musik pop/indie pop Bogor. Pada masanya ia pernah memperkuat grup musik ‘indies’ seminal asal Bogor, The Nova. Kolektif pop yang sempat aktif pada era 2000an. Kehadiran Lutfie mengisi kekosongan pada sektor vokal yang ditinggalkan oleh vokalis NEAL sebelumnya. Lantas melaju dengan menghadirkan nuansa musik yang berbeda dengan album Senandika yang dirlis oleh Tromagnon Records pada 2018 lalu. Sebuah usaha yang kemudian menghasilkan single “Lain Peran” sebagai perkenalan.

Karya “Lain Peran” dimunculkan dengan kemasan yang lebih sederhana, seolah seperti menegaskan NEAL sebagai sebuah band guitar-pop dengan latar synthesizer sebagai penguat atmofsir yang hendak mereka bangun. Lirik yang digulirkan merasuk pada tema yang lebih luas, tak terjebak pada standar yang itu-itu saja.

Ditulis sebagai cerminan soal penguasa yang merasa dirinya bak kaum intelektual tetapi otoriter dan bermuka dua. Seolah mengayomi di depan, kemudian menusuk di belakang.

“Lagu Lain Peran dibuat dengan semangat dan proses kreatif yang berbeda dari album sebelumnya. Kami mencoba menyederhanakan nuansa musik dan riff yang kami mainkan, dengan pengaruh musik era 90an yang lebih plug and play,” beber gitaris Aditya Dc, sang penulis lagu.

Karya baru NEAL dirilis atas kerjasama dengan Hujan! Rekords, label yang juga berasal dari Bogor. “Lain Peran” juga rilis secara digital melalui kanal music streaming service pada awal bulan November 2019.

Begitulah, “Lain Peran’ menjadi pembuka jalan NEAL meneruskan langkah bermusik mereka. Berharap kehadiran single baru ini dapat menjadi obat rindu bagi penikmat musik era 90an, khususnya pendengar musik indie pop/britpop.

Seperti kaum penunggu hujan reda semacam saya.

(Visited 16 times, 1 visits today)