“Other Side” adalah Sisi Lain dan Pernyataan Jujur Seorang Adhitia Sofyan

Adhitia Sofyan bawa kejujuran dalam EP Album "Other Side". Foto : Reiproject Music

Adhitia Sofyan bawa kejujuran dalam EP Album “Other Side”. Foto : dok.Reiproject Music

Artikel : Rizza Hujan

[HujanMusik!], Jakarta  – “I’ll be looking out my window seeing adaleide sky…”, potongan lirik itu terus mengiang-ngiang di kepala sejak pertama kali mendengarkan 8-9 tahun silam. Waktu itu adalah kali pertama saya berkenalan dengan musisi dan musik baru seperti 70s Orgasm Club, Andre Harihandoyo and Sonic People dan tentu saja si pencipta “Adelaide Sky” bernama Adhitia Soyan. Saya melihat nama mereka termaktub di salah satu laman yang menampilkan nama-nama musisi cutting edge yang memperoleh penghargaan pada sebuah ajang, sayang saya lupa namanya.

Saya tidak begitu fasih membedah racikan satu komposisi musik atau kemampuan seorang musisi, saya juga kurang paham dengan genre dan bagaimana sebenarnya teknik memetik gitar atau bernyanyi yang mumpuni. Saya cuma punya telinga dan rasa yang tentu saja menghasilkan penilaian subjektif. Yang jelas, sejak itu petikan gitar dan suara khas Adhitia Sofyan, seorang singer-songwriter yang mengawali karirnya sejak tahun 1999 dan telah menelurkan beberapa lagu hits seperti “Adelaide Sky”, “Memilihmu”, “Blue Sky Collapse”, dan “Sesuatu Di Jogja” akrab menemani keseharian saya.

Ketika membuka email HujanMusik! dan ada kiriman tetang karya baru dari Adhitia Sofyan saya begitu girang dan langsung memutuskan untuk menulis artikelnya. Ternyata, Adhitia siap meluncurkan album Extended Play (EP) bertajuk “Other Side”. Album ini merupakan kabar gembira setelah perilisan lagu “Dunia Paralel” di album “Chronicles of You” sembilan bulan lalu.

Jika pada album sebelumnya, Adhitia banyak menulis lagu bertema cinta, kali ini EP “Other Side” memiliki sudut pandang dan cerita yang berbeda. EP yang berisi lima lagu ini menceritakan tentang sisi-sisi lain dari cinta, seperti kecanduan akan internet, perayaan ulang tahun yang rasanya tidak diperlukan, depresi dan juga kematian. Lagu-lagu dalam EP “Other Side” diciptakan dan diproduksi bersamaan dengan lagu-lagu yang ada di album “Chronicles of You” yang telah rilis terlebih dahulu di awal tahun 2019.

Lima lagu yang mengisi EP ini adalah “Please Comment”, “Dari Genggam Tanganku”, “I Don’t Celebrate My Birthday”, “Other Side”, dan yang terakhir “Doomsday Song”.

Bila ditelaah satu per satu akan tergambar kalimat yang menyatakan “berbeda” itu. “Please Comment” misalnya, lagu ini bercerita bagaimana kebiasaan banyak orang sebagai pengguna media sosial masa kini yang tergila-gila dan selalu menunggu komentar manis dari netizen yang mulia.

“Semua yang kita lakukan, kita pampang di media sosial dengan harapan mendapat komentar dan pujian dari netizen”, ungkap Adhitia. Saya tidak bisa mengabaikan dan tidak sepakat dengan pemikirannya tersebut karena memang itulah kenyataan yang terjadi saat ini.

Sementara melalui “Dari Genggam Tanganku”, Adhitia mencoba memperlihatkan ketergantungan kita semua terhadap telepon genggam masing-masing, dan secara tidak sadar, telepon genggam menjadi bagian penting bagi kehidupan dan dunia kita.

Berbeda dari dua lagu sebelumnya, “I Don’t Celebrate My Birthday” bercerita tentang bagaimana ia di kehidupan nyatanya. Adhitia memang memilih untuk tidak merayakan ulang tahunnya sendiri, karena, ia tidak melihat apa maksud, tujuan dan manfaat dari merayakan hari kelahirannya. Lagi-lagi saya harus mengangguk setuju karena saya belum pernah merayakan hari lahir.

Kemudian, ketika mendengarkan lagu “Other Side”, kita bisa berkenalan lebih dekat dengan Adhitia. Lagu ini menceritakan sisi kesedihan dan kesendirian Adhitia yang mungkin tidak banyak orang yang tahu.

Terakhir, lagu “Doomsday Song”, yang tentunya bercerita tentang hari akhir. Katanya seorang Adhitia Sofyan sebetulnya selalu tertarik dengan topik kematian dan bagaimana semua ini akan berakhir. Lagi-lagi manifestasi kesamaan rasa dan pemikiran. Ah Adhitia, kita harus bertemu untuk bertukar cerita.

Buat saya, Adhitia Sofyan adalah musisi yang berani mempertahankan apa yang menjadi khas-nya dan ini semakin sulit ditemui. Selamat untuk Adhitia dan selamat pula untuk kita semua karena telah menerima hadiah yang teramat jujur berbentuk album musik bertajuk “Other Side”. Dan mulai hari Rabu, tanggal dua puluh tujuh lalu lagu-lagu di EP “Other Side” sudah bisa didengarkan di semua gerai digital.

(Visited 74 times, 2 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *