Nornamos, trio alternative Bogor yang baru merilis klip. Foto : dok.Normanos

Artikel : Anggitane

[HujanMusik!], Bogor  – Potongan-potongan visual berkumpul menjadi satu, dirangkai dengan memanfaatkan efek-efek tertentu hingga lahir alur yang bertutur berdasarkan ketukan rock and roll, lirik lugas, instrumen simpel dan kemunculan gambar tiga personil. Sesaat intro muncul untuk kali pertama, saya langsung mengenalinya sebagai single milik Normanos, trio alternative Bogor yang telah merilis mini album pada 2018. Pijakan musiknya semakin dikuatkan dengan rilisnya beberapa video klip, yang terbaru seperti yang saya saksikan, klip “Pasukan Galau” yang dibuat dengan teknik stop motion.

Klip digarap secara mandiri oleh Norman yang bertindak sebagai sutradara. Memiliki konsep visual yang berbeda dengan klip sebelumnya, “Mununggu Bus”. Kekuatan tuturnya menonjolkan kesan unsmoth movement dengan nuansa warna-warni 80an. Termasuk penggunaan efek proyektor agar kesan vintage menyeruak menjadi penciri kuat.

Ide cerita yang tidak terlalu rumit, gambaran visual peran antagonis kaum hawa, kisah kaum adam yang selalu berseteru dengan kaum hawa yang diwujudkan dengan simbol perempuan berparas tengkorak. Lantas berubah wujud menjadi monster dan merusak segalanya.

Tampilan visual yang cukup menarik, buah kerja keras otak kreatif yang membuktikan bahwa musik tak berhenti sekedar membuat lagu. Banyak relung yang bisa dimaksimalkan secara kreatif. Sudah barang tentu klip “Pasukan Galau” semakin menambah ramai industri audio visual independen yang menggejala sejak beberapa tahun terakhir.

Klip “Pasukan Galau” sendiri sudah muncul di kanal Youtube Normanos per 9 Juli 2019.

Sejak semula muncul, Normanos memang sudah meng-ikrarkan diri untuk berkarya dan meramaikan kancah industri musik dengan hembusan angin segar yang melegakan. Niat serius selepas aneka proyek gitaris Norman dalam The Safari. Hasilnya aneka karya telah keluar sejak 2015 dengan kiblat era 70, 80 dan 90an. Perkawinan silang antara iwan fals, slank era awal, ikang fauzi, hingga bangkutaman yg di balut dengan nuansa rancid, led zeppelin, stones, oasis, the clash, the black crows hingga sheryl crow.

Kini Normanos dihuni Norman (gitar/vokal), Mishael-Topi Jerami (drum/vokal) dan Alex-Tokyolite (bass/vokal). Trio band yang segera merekam karya, merilis dan tentunya meramaikan panggung musik dengan karya-karyanya.

(Visited 12 times, 1 visits today)