Ranu Pani, rilis dobel single psichedelic pop. Foto : dok.Ranu Pani

Artikel : Rizza Hujan

[HujanMusik!], Jakarta  – Sebelum menulis artikel ini kepala saya dipenuhi tanda tanya, perasaan saya dihujam penasaran tentang nama Ranu Pani yang jadi alias seorang Luthfi Maajid. Apakah dia menemukan nama ini saat merenung seorang diri di puncak tertinggi di tanah jawa? Apakah dia tipe musisi yang hidup di dua dunia? Musisi sekaligus penikmat alam. Tapi rasanya pertanyaan tersebut tidak penting-penting amat karena jika bicara tentang seni maka karya adalah yang utama.

Belum lama ini Luthfi yang akrab dipanggil Upi merilis double single, karya yang memiliki dua track dalam satu single dan diberi judul Kandas Lalu Hilang Kemana. Satu konsep yang cukup menggelitik. Walau sejujurnya saya belum paham sepenuhnya apa maksud dari musisi asal Jakarta Selatan ini.

Kabarnya single Kandas Lalu Hilang Kemana” memiliki cerita yang berbeda. Untuk lagu yang berjudul Kandas Lalu terinspirasi dari cerita Upi sendiri tentang rasa rindu kepada teman-teman lamanya, sedangkan Hilang Kemana terinspirasi dari sebuah novel yang memiliki cerita tentang seorang anak yang sejak kecil ditinggal oleh ibunya dan menjadi sebuah misteri karena hilangnya sosok Ibu tersebut masih belum diketahui penyebabnya.

Musik yang diusung Ranu Pani masih bergenre pop dengan tempo pelan dan suara synthetizer yang dominan, makanya embel-embel istilah Psichedelic disematkan di depan kata Pop. Sebagai musisi yang baru merambah industri musik, Upi yang merupakan motor Ranu Pani terbilang cukup berani dengan mencipta lagu yang sebetulnya tidak terlalu akrab di telinga umum. Dia juga memproduseri, menulis lirik, hingga proses mixing dilakukannya sendiri. Sementara dalam meramu musiknya Upi dibantu oleh koleganya yaitu Ichsan Pramadi (bass), Miraj Al Dzahabi (drum, vocal), Haydar Narendradhipa (synths, vocal), dan Upi sendiri bertindak sebagai penyanyi utama dan juga pemain gitar.

Debut single ini telah rilis pada 8 Juni lalu dan bisa di dengarkan pada platform digital semacam Spotify, Apple Music, dan lain-lain. Komen akhir dari Upi setelah lagu ini selesai produksi adalah, Akhirnya gue bisa bikin karya yang jujur. Semoga saja kejujuran dalam berkarya dipertahankan dalam karya-karya selanjutnya dari Ranu Pani. Muda, jujur, berani, apalagi yang kita harapkan selain itu semua?.

(Visited 4 times, 1 visits today)