Menandai 74 tahun bangsa Indonesia, kolektif rock Bogor Rock In Rain rilis “Kita Indonesia”. Foto : dok.Rock In Rain

Artikel : Anggitane

[HujanMusik!], Bogor – Kolektif Rock In Rain terus menggelontorkan karya penanda yang meramaikan jagat musik lokal tanah air. Belum tuntas pesan “KolaBOGORasi” menyeruak untuk publik dengan meninggalkan kesan tersendiri, kolaborasi 12 band khas kota hujan itu kembali kukuh memajang “Kita Indonesia” sebagai karya terbaru. Dirilis tepat pada 17 Agustus 2019, single “Kita Indonesia” menjadi penghormatan kerja keras para pejuang kemerdekakan Indonesia selain kibaran bendera pusaka. “Kita Indonesia” adalah selebrasi bertabur merah dan putih yang meramaikan tanda 74 tahun kita berdiri sebagai bangsa Inonesia.

Dibawah iringan hujan nyata dalam penantian, “Kita Indonesia” adalah pelepas dahaga setelah ikatan kekerabatan nyaris koyak karena agenda 5 tahunan. Karya penting nan bersejarah perjalanan musik rock di kota hujan. Karya dengan pesan bahwa perbedaan haruslah menyatukan. Sebuah sudut pandang musisi dalam memaknai nasionalisme tanpa senjata, melainkan sebuah karya. Ungkapan puja puji sebagai wujud kecintaan pada tanah airnya.

“Kita Indonesia” seperti mewakili sisi partisipatif dan persamaan dalam keberagaman, khas untuk kota yang masih memiliki tradisi makan bersama diatas daun pisang.

“Kita Indonesia” dirilis secara resmi bersamaan video musiknya di channel Youtube Rock In Rain. Diciptakan oleh Yagi Wiraya dari Topi Jerami, dan dibawakan musisi dari 12 band Bogor sebagai kolaborator, termasuk seorang rapper bernama Edgar Tauhid. Pengerjaan video musiknya sendiri melibatkan Komunitas dari Bogor Custom Enthusiast, zihad (@peluk_kiss) dan Bogor Skatepark, dengan eksekusi atas bantuan Ahonk dari Kamar Kreasi.

Sementara untuk single “Kita Indonesia” sudah bisa didengarkan di gerai digital seperti : Spotify, Joox dan Apple Music dengan melibatkan peran dari label Name Record. Mereka berharap di single terbaru mereka yang berjudul “Kita Indonesia” dapat membangkitkan keutuhan dan keberagaman dalam permusikan tanah air Indonesia.

Hadir untuk kali pertama pada 2018, Rock In Rain memaparkan aransemen ulang lagu hits dari band rock Bogor era 200an dalam album “Anthemic Hist Compilation”. Dibawakan oleh 11 band dengan gaya dan karakter musik masing-masing sehingga lagunya terdengar lebih fresh dengan nuansa yang berbeda.

Lantas tahun ini Rock In Rain kembali membuat Album Kompilasi dengan nama “KolaBOGORasi” yang menambatkan nama 12 Band sebagai kolaborator. Yaitu Outstep, Hidden Message, Roverskin, Topi Jerami, Lepas Landas, Try To Wake Up, The Luxitania, The Powerpuff Boyz, Mary Ann, Superiots, My First Wet Dream dan YATS!. Album KolaBOGORasi sendiri telah rilis pada tanggal 29 Juni 2019 lalu.

(Visited 23 times, 1 visits today)