Rrefal, proyek musik Afif Refal Fiqrianto telah merampungkan album penuh. Foto : S-45 Music Club.

Artikel : Anggitane.

HujanMusik!, Semarang – Suatu waktu dalam perjalanan melintas kota Semarang, kemacetan tengah mendera saya dan rata-rata pengendara yang hendak menuju kampung halaman, di pintu keluar Tol Trans Jawa yang viral itu. Menyerahkan nasib dengan bertumpu pada kemacetan bukanlah sesuatu yang menyenangkan, urat menegang, emosi meradang dan tak jarang mengumpat sembarang. Deru mesin nan bersikukuh dengan himpitan asap tipis yang katanya standar euro sekian, menstimulan kerja otak lelah yang kian tak beraturan. Sementara langit diatas kota Semarang tengah mendung menuju gelap, suasana kian lengkap dengan “Fitting Room” milik Rrefal yang mengalun pelan dari dasboard kendaraan.

Mendapati “Fitting Room” saat melintas jalur Semarang seperti mengingatkan dream pop jizz-jazz Rrefal di kota kelahirannya. Diluar kebiasaan, saya memilih narasi musik unik yang keluar dari album “Sweet Sweet Palm”-nya Rrefal sebagai teman perjalanan, terpilih tepat selepas rest area Kendal.

Rrefal merupakan proyek musik yang menyelipkan nama Afif Refal Fiqrianto sebagai penggagas. Didukung musisi kota Semarang lainnya pada pertengahan 2018 silam, dengan bekal single “Oversized Love” mereka menggelar tur Borneo. Tur yang berlanjut dengan rilisan album serius bertajuk “Sweet Sweet Palm Sugar” pada tanggal 23 Maret 2019 di Gedung Marabunta, Kota Lama Semarang.

Sebuah asa perjuangan dari kolektif musik Semarang yang berusaha merangkum karya mereka dalam satu album, setelah beberapa kali lagu-lagu dalam album “Sweet Sweet Palm Sugar” dinyayikan dalam beberapa panggung.

Menjajagi album “Sweet Sweet Palm Sugar” seperti dibacakan kisah-kisah perjalalan manusia dan kumpulannya. Sebuah perjalanan riil yang dialami oleh Rrefal demi merajut makna bagaimana mereka ada. Setiap detil lagu yang terajut di dalam album ini direfleksikan sebagai sebuah rumah dengan ruang-ruang yang memiliki makna dan fungsi tersendiri bagi orang yang tinggal di dalamnya.

“Album ini menceritakan tentang kehidupan saya yang dianalogikan sebagai sebuah rumah. Jadi, selamat datang di rumah saya,” tulis Afif Refal dalam rilis yang diterima HujanMusik!.

Album Sweet Sweet Palm Sugar diketahui merupakan susunan musikal dengan arahan dari Afiri Refal Fiqrianto dan Luthfi Adianto, seorang penggiat musik Semarang yang juga memiliki Lofos Studio. Kolaborasi keduanya berbuah album yang sudah beredar di kanal musik digital seperti Apple Music, iTunes, Spotify, Deezer, Joox, Bandcamp, dan Soundcloud. Album ‘Sweet Sweet Palm Sugar’ rilis melalui label rekaman S-45 Music Club.

Demi mem-paten-kan format panggung Rrefal kedepannya, formasi Legi-Legi People semacam Daniel Aditya (drum), Dwi Rendra Nugraha (bass), Adi Meus (saxophone), Adi Tius (guitar), dan Anastasia Cinantya (background vocal, synth) terpilih untuk menemani Afif.

Menilik nuansa dream pop berbalut jazz dalam 10 nomor album ini, mengingatkan saya pada kebisingan ruang kelas dengan proyektor mika transparan awal 2000an. Nomor-nomor seperti “Past”, “Skinny Jeans Season is Over”, “Medium Rare”, “Kitchen Stuff”, “Fitting Room”, “Unfinished Tempo”, “Nervous”, “Oversized Love”, “Sweet Sweet Palm Sugar” dan “Monday”, tersaji liris tanpa premis berlebih. Semacam helaan nafas lega selepas kemacetan ambigu para pengendara.

Ya…saya pun merasakannya.

(Visited 38 times, 1 visits today)