Jeans Roek luncurkan video musik “Window”. Foto : Jeans Roek

Artikel : Anggitane

[HujanMusik!], Bogor – Jika ada narasi sederhana untuk menggambarkan kinerja kolektif pengusung punk rock n roll asal Bogor dalam balutan produktifitas, kerja keras patut disebut sebagai salah satu ukurannya. Seolah tak mau tunduk pada keadaan yang itu-itu saja Jeans Roek kembali merilis karya video musik terbarunya yang berjudul “Window” pada Mei 2019 lalu. Rilis bak kejar setoran dalam jarak 2 bulan sejak terakhir kali klip mereka beredar.

Band yang kental memperdalam olah rasa nuansa punk yang dipendam lantas dimuntahkan dalam tampilan rock n roll nan urakan itu memang tak pernah kehabisan energi untuk berbuat. Pun saat sebagian banyak manusia memilih menjadi religius untuk tekun melaksanakan ibadah puasa. Tak sedikitpun menyurutkan langkah kolektif yang dihuni Koran (vocal/gitar), Dwi (bass), Nopa (drum) dan Aji (gitar).

Simak! : Jeans Roek, Kencangkan Single Sebelum Dobel Album

Jeans Roek memang telah memproklamirkan diri untuk sibuk hingga batas waktu tertentu dan hanya mereka yang tahu. Memilih tersandera mixing dan mastering materi demi rilis penuh album ke-3 dan 4 yang akan diluncurkan bersamaan. Diantara prosesi menuntaskan pekerjaan rumah mereka, Jeans Roek meluncurkan “Window” dengan segenap kesungguhan sebagai jembatan penantian.

Pada lagu “Window”, Jeans Roek berkolaborasi dengan Idoyklik, seorang musisi solo yang menekuni Japanese rock untuk mengisi nuansa gitar. Sementara nama Aguys Setiawan yang berkarakter delta blues mengisi suara keyboard aneh yang mendekati suasana mencekam, bahkan menjijikan.

Lirik lagu “Window” ditulis sendiri oleh Aguys Setiawan. Menceritakan seorang manusia yang sangat terkagum – kagum dan sangat terpesona oleh keindahan alam dunia yang telah di ciptakan oleh Tuhan dan mengajak orang lain untuk melihat dunia lebih jauh lagi. Doktrinasi kata “window” yang berulang di setiap reff nya menjadi bukti narasi cerita yang coba dibangun.

Untuk penggarapan musik langsung digarap oleh para personil Jeans Roek di studio 143 Bogor. Sedangkan untuk proses pembuatan video music, mereka mencoba berkolaborasi dengan kolektif kreatif bernama Sarang Amatir dan melibatkan seorang penari bernama Aina.


Sampai disini saya paham bagaimana punk dan rock n roll dimainkan. Inti musik Jeans Roek yang melekat sejak tahun 2010 . Tapi hal ini tidak membuat mereka berhenti mengeksplorasi jenis musik diluar itu. Dari satu album ke album lain, dari satu materi ke materi lain selalu ada upaya membuat kejutan.

Seperti karya terbaru ini. Selamat menikmati

(Visited 27 times, 1 visits today)