Agrikulture, kolektif elektronik yang baru memperkenalkan single baru. Foto : dok.Agrikulture

Artikel : Anggitane

HujanMusik!, Jakarta – Suatu waktu saya pernah menolak mendengarkan musik elektronik dengan alasan tak jelas. Tumbuh selepas Nirvana menyudahi konsernya untuk selama-lamanya, membuat masa remaja saya dijejali warisan musik distorsi Cobain dan rekan. Sementara tetangga kampung yang juga kolega di sekolah menengah pertama memenuhi memori dengan playlist The Beatles, Radio Head dan Blur. Tak ada narasi musik elektronik yang tersisa, sampai akhirnya berkenalan dengan musik latar permaian keluaran Sony Corp bernama Play Station pada 2000 awal. Dari sanalah saya mulai mengakrabi remix Dub Pistol Sick Junkie dari “Gotta Learn” oleh Danmass hingga beat-beat super “The Rockafeller Skank”-nya Fatboy Slim yang ada didalam permaian FIFA besutan EA Sports . Itu pun karena sibuk melakukan setting pemain atau memilih tim demi meredam kekalahan bertanding.

Pintu masuk musik elektronik lainnya adalah masa-masa perjalanan ke Bogor dengan mendengarkan “Disko di Rumah” milik The Safari yang dimasak remix oleh Agrikulture. Sisa-sisa MTV saat itu berperan memperdengarkan musik elektronik modern nan lokal ke telinga terbatas saya. Demikianlah, band elektronik kelahiran 2003 yang mengawali debut dengan membuat remix lagu Indonesia populer itu pada akhirnya mencatatkan namanya dalam nominasi AMI Award. Menyusul karya remix lain semacam “Gosip” dan “Kompor Meledug” yang termaktub di album format band “Dawai Damai”.

Kini, pada semester pertama 2019 Agrikulture kembali merilis single terbaru yang berjudul “Cerah Hari Ini”. Entah apa yang ada dalam benak Fandy DFMC (vokal), Hogi Wirjono (Sequencer dan FX) serta Ade Koestomo (percussion) yang memilih tetap eksis hingga periode ini.“Cerah Hari Ini” dimunculkan setelah jeda cukup lama dari album sebelumnya yang dirilis pada tahun 2012.

“Cerah Hari Ini” dirilis pada April 2019 setelah ditampilkan secara live pada acara Turn On Plastic, 6 April 2019 di SAFEHOUSE, Mega Kuningan Barat Jakarta Selatan. Singlke tersebut rilis secara resmi pada perayaan Record Store Day 2019, mengikuti jejak single sebelumnya “Terang di Gelap Cahaya” yang dimunculkan pada Record Store Day 2018 lalu. Agrikulture sengaja memilih tanggal dan hari rilis tersebut sebagai bukti mengikat turut serta merayakan salah satu perayaan musik Indonesia dan dunia.

Reputasi Agrikulture sebagai band elektronik mumpuni semakin kukuh dengan tampil bersama berbagai band internasional ternama seperti Beastie Boys, Franz Ferdinand, NERD, 2ManyDJs, Cut Copy serta The Rapture; di berbagai festival. Termasuk konser lokal maupun internasional.

Dalam single ini Agrikulture dibantu oleh Muztang untuk komposisi serta arrangement. “Cerah Hari Ini” dijadwalkan akan masuk di album ketiga Agrikulture, yang sampai saat ini masih dalam tahap penyelesaian.

Barangkali nama Muztang menjadi salah satu jaminan kualitas “Cerah Hari Ini” yang cukup easy listening. Pemilik nama alias dari Gede Angga Raditya dikenal sebagai musisi yang mengusung genre drum and bass dalam musiknya sejak tahun 2010. Berlatarbelakangkan soul music dan suara klasik, Muztang berhasil membawa soul ke arah yang sedikit berbeda, bahkan mencuri perhatian skena dance music Indonesia dan mancanegara. Tahun 2016 lalu Muztang telah merilis debut album “Self Titled”.

Single “Cerah Hari Ini” sudah dapat didengarkan layanan gallery musik bandcamp.com dan soundcloud.com sejak 13 April 2019 lalu.

(Visited 14 times, 1 visits today)