Video Musik Mery Celeste untuk “Deep Sea”

Indie rock Bogor Mery Celeste. Memaknai Hari Musik Nasional mereka melepas video klip “Deep Sea”. Foto : dok.Mery Celeste

Artikel Anggitanee

HujanMusik!, Bogor – Penunggang gelombang indie rock lokal asal Bogor tak lelah berupaya meramaikan banyak panggung di Jabodetabek dan Bandung. Modal EP bertajuk “Sensum” awal 2018 dan berbagai guliran single cukup pantas membawa mereka kepada proses kreatif yang mendalam. Terbaru, setelah single “Deep Sea” dirilis pada 7 September 2018, pada kuartal pertama 2019 ini mereka menggenapi dengan video klip.

Sebuah video yang menceritakan lima sahabat yang sedang menyusun akuarium ikan, satu dari kelima sahabat digambarkan terlambat ikut serta dalam proses pembuatan akuarium. Ternyata empat temannya tadi telah masuk tenggelam kedalam akuarium dan berubah wujud menjadi ikan. Pada bagian akhir satu orang yang terlambat akhirnya masuk kedalam akuarium bertemu rekannya dan mereka pun berenang bebas dan tenggelam bersama.

Lagi-lagi Rifqi Danu (Vokal), Intan Descenika (Gitar) Rasit (Gitar), Iqbal (Drum) dan Ahmad (Bass) tampaknya masih terbuai skenario masa inkubasi sanubari. Melalui “Deep Sea” mereka menunjukan satu situasi, pada sebuah keadaan, saat seseorang sudah berusaha menggapai tujuan, namun tak kunjung mendapatkan apa yang ia harapkan. Sudah melakukan yang menurutnya sudah benar, justru tujuan tersebut berbalik menjauh. Mereka menggambarkan hal tersebut seperti dalamnya lautan yang tak tahu dimana dasarnya.

Bisa jadi, “Deep Sea” dalam bentuk video ini ingin menceritakan proses Mery Celeste dalam bermusik sejak 2013 hingga sekarang. Penegasan kepada khalayak bahwa mereka telah tercebur dan tenggelam jauh dalam sintesa musik yang mereka tunggangi hingga sekarang.

Apapun yang menghambat, mereka memutuskan untuk tetap tenggelam bebas dalam lautan luas dan tak berpikir mencari tahu dimana dasarnya.

Proses penggarapan video yang dilakukan Rupa Creative dan paska produksi oleh Priscilla Citra dengan dukungan Cosmic Clothes, seperti membalik proses pengkaryaan “Deep Sea” itu sendiri. Paduan proses kreatif dalam waktu cukup singkat. Satu minggu untuk merampungkan untaian nada dan lirik dari berbagai sudut pandang. Sedangkan perekaman memakan waktu berbulan-bulan dengan dua kali pindah studio.

Jika dibolehkan menyampaikan ujaran, semacam catatan bawah tangan. Rasanya Mery Celeste sudah mumpuni untuk segera memiliki album penuh. Jika EP sudah ada, single sebanyak dua kali sudah bergulir, apalagi yang ditunggu ?

Terus berkarya Mery Celeste.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *