Malam Sempurna Bogor Menuju Soundrenaline

Seringai, rock kuat yang menghibur crowd Road to Soundrenaline X sikat sikut di Cibinong. Foto : tulangsemut

Artikel : Rinjani Reza
 
HujanMusik!, Cibinong – Jarang rasanya kaki ini ingin melangkah pada sebuah mall terbesar di kabupaten Bogor, selain jarak yang lumayan jauh dari rumah saya, mall itu terlalu besar jikalau hanya untuk dikunjungi secara sendirian. Sayangnya Sabtu itu sedikit berbeda, ada momentum yang teramat sayang dilewatkan. Sebuah pertunjukan musik dari band-band indie terkemuka Indonesia dengan tajuk “Road to Soundrenaline x Sikat Sikut” dihelat disana, Sabtu, 28 Juli 2018 silam.

Rasanya ini acara yang cukup Akbar, dilihat dari susunan pengisi acara semacam Seringai, Shaggy Dog, Navicula, The Upstair dan Semiotika. Bukan hanya kelima band tersebut saja yang meramaikan acara tersebut, rekaman memori saya menunjuk ada 8 band Bogor yang dipilih dari #herecomesbogor secara langsung. Mereka adalah Rasvala, Halimun, Kelana, The Kans, Turk & Caicos, Arks, Fwendz, dan Gluff.

Selain band, saya mendapati Road to Soundrenaline yang bertempat di parkiran Cibinong City Mall (CCM) itu juga ada sharing session dari Ruru Radio & Siasat Partikelir yang bikin nambah pengetahuan dangkal saya seputar gigs dan lain-lain. Format acara cukup menarik, bebas tanda masuk tapi dengan menunjukkan bukti batas usia diatas 18+ yang bisa masuk.

Acara dibuka dengan tampilan band lokal Bogor di mini stage yang berhasil mengajak orang orang untuk datang lebih awal sebelum akhirnya deretan band di Stage utama siap beraksi. Menariknya konsep tata letak panggung atau serba serbi isi venuenya dibuat seolah olah kita sedang berada di pantai dan Bali, mulai dari beberapa gadis promosi penjualan (SPG) yang mengenakan kostum pantai, security bergaya ala pecalang dan deretan karya visual art dari artherapy movement, Tangerang doodle art dan peace pro yang menghiasi banyak tempat malam itu. Ditambah ada booth market place dari rumah Arum Dalu & Eternal Store Bogor yang menyuguhkan merchandise dan rilisan fisik dari musisi musisi keren lainnya, ah bohong kalau saya bilang tak menikmati suasanyanya, cukup memuaskan dahaga jajan selera musik.

Setelah selesai penampilan dari band-band kategori local hero dan sharing session,  mata saya tertuju fokus pada stage utama, ada penampilan dari post rock Jambi Semiotika yang sempat ke SXSW itu. Semiotikan sukses menghanyutkan sore itu dengan part-part intrumental dari album “ruang”. Setelah Semiotika mencuri perhatian, selepas break magrib dan isya, penonton disuguhkan aksi band grunge asal Bali Navicula. Band ini memang ajaib untuk kuping saya dan berhasil membuat jantung saya berdegup karena sound dan lagu-lagu mereka yang full energi. Belum lagi khutbah singkat vokalis Roby menghipnotis massa untuk larut dalam siarnya.

Setelah Navicula giliran Jimi Multhazam dan rombongan musik disko Jakarta, The Upstair. Mereka tancap gas men-disko-kan parkiran CCM secara darurat. Riuh tarian dan sayup nyanyian dari penonton menjadi pelengkap diantara tata lighting panggung yang maha kelap kelip. Belum puas disko darurat hingga mencari cinta dari Matraman ke kota kembang, giliran Seringai memporak porandakan isi kuping dengan hits hits-nya. Seringai mampu membuat lautan orang  berteriak senang, dengan hujan buatan pemadam kebakaran yang menambah keliaran malam.

Cukup lelah bagi saya ada diantara kemeriahan malam itu, udara terasa pengap namun terlihat wajah wajah bahagia dari setiap orang yang datang. Saat tensi sedang tinggi akhirnya semua dinormalkan kembali dengan irama reggae/ska/rocksteady dari band kawakan asal Sayidan “Jogjakarta” Shaggy Dog. Band ini yang saya tunggu-tunggu sejujurnya, karena cukup lama saya tak menyaksikan mereka secara langsung. Sebagai orang yang mendengar karya mereka dari tahun 90an akhir, sudah pasti berharap band ini membawakan lagu lagu lamanya.

Argh…, malam itu cukup sempurna, musik yang berbeda, sound dan tata panggung yang memukau, berjumpa teman lama dan mba-mba SPG yang memekakan mata, semua berpadu dalam satu waktu. Menyenangkan !!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *