Terbaru

Rock In Rain 2018, Kembalinya Karya Legenda Musik Kota

Satu Jiwa Satu Hati, single perkenalan album Rock in Rain "Anthemic Hits Compilation". Single ini sudah bisa disimak versi digitalnya via Spotify, Joox, Apple Music atau iTunes Store.
Artikel : Anggitane

HujanMusik!, Bogor - Apa jadinya jika 11 band bersatu dan kukuh membawakan karya sekaligus mempopulerkan karya mereka satu sama lain ?. Maka jawabannya adalah Rock In Rain “Anthemic Hits Compilation”, album penting nan bersejarah dalam perjalanan musik rock di kota hujan.

Saya tak pernah membayangkan bahwa ini akan benar-benar terjadi, saat dimana 11 band rock/punk asal Bogor saling meng-cover lagu-lagu mereka yang hits tahun 2000an. Lantas membawakannya dengan gaya dan karakter musik masing-masing.  Ingatan minimalis saya bergeser pada 2002 ketika pertama memiliki BYO Split Series Volume IIINOFX Rancid dan Mesin Waktu : Teman-Teman Menyanyikan Lagu Naif.

Bedanya Rock In Rain 2018 mewakili sisi partisipatif dan persamaan, khas untuk kota yang masih memiliki tradisi makan bersama diatas daun pisang [ngaliwet].

Rock In Rain "Anthemic Hits Compilation" adalah Album Kompilasi yang digagas Topi Jerami, My First Wet Dream, Lepas Landas dan The Powerpuff Boyz pada 2016 silam. Gagasan yang kemudian direspon baik oleh sejawat pemusik lainnya. Hasilnya pada awal tahun 2018 lalu terkumpul dengan penambahan Band Outstep, Hidden Message, Roverskin, Try To Wake Up, The Luxitania, Mary Ann dan Superiots.


Seperti terkaan awal saya ketika disodori informasi kemuculan album ini, Rock In Rain "Anthemic Hits Compilation" ingin membuktikan pada masyarakat dan pecinta musik bahwa Bogor masih memiliki band rock/punk yang eksis dan masih produktif. Masih mencipta musik khas menampilkan unsur Punk yang kuat namun mudah didengar. Lirik-lirik sederhana sarat makna yang menggiring telinga dan hati para pendengarnya untuk menyimak hingga tuntas.

Sebagai pembuka, album yang resmi rilis per tanggal 1 Mei 2018 ini memperkenalkan single berjudul "Satu Jiwa Satu Hati” yang ditulis Yagi Wiraya, vokal dari Topi Jerami. Single ini dinyanyikan bersama oleh all artist dalam kompilasi Rock in Rain.

"Satu Jiwa Satu Hati" bercerita tentang sebuah perjalanan bagaimana sulitnya menjadi seorang musisi berikut masa-masa sulitnya, untuk kemudian mengajak bangkit kembali.

"Satu Jiwa Satu Hati" seperti menceritakan perasaan personil dari Band yang terlibat dalam album kompilasi ini yang berpendapat bahwa ini saat tepat. Sisi pengkaryaan musik mereka tengah berada pada titik pas yang mendukung teknis pengerjaan album tuntas tepat waktu.

Ah…kenapa saya malah back to the past gini ya, “Satu Jiwa Satu Hati” justru menggiring saya pada masa-masa pendekatan jiwa remaja. Menarik perhatian lawan jenis dengan memainkan “I Miss You”-nya Blink 182. Bisa jadi level single ini boleh disejajarkan dengan itu.

Selamat meluncur Rock in Rain 2018.

Tidak ada komentar