Terbaru

Cocktails, Sepotong Eksistensi dalam Bentuk Kaset


Cocktails merilis "Fresh for Jammin" dalam format kaset. Album ini diambil dari rekaman album pertama mereka tahun 2013 silam. Foto : Anggitane
Artikel : Ridho Rakhman

HujanMusik!, Bogor
- Ok! sebetulnya saya nggak tahu mau menulis apa. Kemungkinan tulisan ini malah sudah basi momen-nya, pergerakan band dan label-nya saya yakin lebih masif dibandingkan catatan yang lewat masa ini. Tapi, kabar dari salah satu personil Cocktails untuk me-rieview rilisan albumnya membuat saya merasa janggal. Sesaat tertegun sebelum saya putuskan meng-iya-kan saja. “Dho, barangkali ada waktu buat nulis rilis Cocktails untuk artikel HujanMusik!...kan gak mungkin gw nulis untuk band sendiri.” Begitu pesan singkat darinya.

Lewat satu minggu, saya belum juga menulis apapun soal rilisan ini, waktu memang selalu ada, hanya belum berpihak pada saya. Selintas ingatan saya merujuk suatu waktu ketika pada waktu saya melihat akun di instagram, sebuah akun “Jejak Tikus Record” mengundang pertemanan, langsung insting ke-kepo-an saya sigap mengintip halaman demi halaman, dan ternyata eh ternyata akun tersebut adalah Label lokal Jamaican Sound di Bogor yang menaungi rilisan ulang Album Cocktails “Fresh For Jammin.” Luar biasa saudara !!

Saya tak dapat memungkiri pertanyaan penting dalam benak saya, “Kok masih ada ya yang mau peduli sama band genre Jamaican Sound kek gini?

Sebuah awal yang tak terduga, langsung timbul rasa sumringah dalam dada. Artinya, ketika mendengar kabar bahwa band Cocktails kini telah menampakkan batang hidungya lagi dan tak jadi ditelan bumi. Saya layak bersuka ria mengetahui kenyataan bahwa akhirnya Kobam (vokal), Didi (gitar), Ncunk (gitar), Ndar (bass), Ibay (drum) dan Anggit (kibor) telah kembali…yes, they are Back!...

Menurut saya, Jejak Tikus Record adalah penyelamat ihwal scene musik Jamaica di Bogor yang saya rasakan mulai melipir kepinggir kalau tak mau dikatakan menuju sirna. Hadirnya Cocktails dalam rilisan format kaset, rasanya seperti dipersatukan kembali dengan semangat baru berkumpul kembali, bermain musik, dan turun kembali ke ranah panggung beserta tetek bengeknya. Berkumpul dalam atmosfer yang sama, ketika geliat Taman Topi dengan puluhan Band Jamaican Sound begitu menguasai jadwal. Asli, saya sendiri terpantik dan merasa termotivasi dengan adanya movement rilisan tersebut. Saya yakin, yang lain juga demikian.

Dalam atmosfer yang sama rilisan Cocktails bertepatan dengan sebuah momen bersejarah yakni “Records Store Day Bogor” 2 Mei 2018. Ahh…lagi-lagi disamping beribu kepentingan, saya tidak hadir menyusup kedalam Mall Botani waktu itu. Setidaknya saya ingin tahu lebih untuk mengisi ketinggalan saya, untuk selalu mengikuti scene musik di Bogor.

Saya melihat Jejak Tikus Record akan banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, dan saatnya scene musik Jamaican Sound melipir ke ranah Label lokal seperti ini. Semoga ini suatu pertanda baik, penggiat Jamaican Sound segera memiliki wadah menuangkan karya musik mereka dan berujung pada rilisan, bukan panggung cover semata.

Rasanya saya tidak perlu membahas lagi siapa itu kelompok musik Cocktails. Band yang pada masanya wara-wiri di panggung Bogor, Jakarta, Serang, Bandung, Jepara, Solo, Jogja dan sekitarnya. Antara segan dan respek pada mereka yang enggan disebut musisi ini. Discography Cocktails lebih lengkap dari pada cara saya memandang kelompok musik ini. Lebih baik, persepsi itu harus ditemukan sendiri lewat penggalan lirik dan alunan ska-reggae rocksteady-nya Cocktails yang rasanya lebih enak didengar di radio tape rumahan kalian.

Singkat cerita, rilisan ulang Album Fresh for Jammin ini diproduksi dalam bentuk kaset di Lokananta Studio Surakarta. Legenda perusahaan rekaman nusantara yang banyak mencetak artefak musik Indonesia.

Materi utama diambil dari rekaman pada 2013 di Bunga Bintang Music Production Bogor. Untuk mendapatkan kaset tersebut langsung menghubungi @jejaktikusrecs atau kontak band-nya langung @cocktails_jammin.

Singkatnya saya mengapresiasi apa yang dilakukan kelompok musik Cocktails.  Tanpa mengurangi rasa hormat dengan band pendahulu atau sesama band lain dijamannya, sampai hari ini Cocktails masih pantas menjadi salah satu corong aktif musik Jamaican Sound di Kota Bogor.

Mereka masih semangat menjaga idealisme. Bermusik menyerukan tentang kebebasan, perdamaian dan kesamarataan. Mereka terdiri dari orang-orang biasa yang sama dengan warga lainnya. Ada yang naik sepeda, vespa, angkot dan motor kreditan.

Rasanya saya pantas untuk memberi selamat kepada mereka. Selamat atas rilisan kasetnya!! Cocktails.. So we are on the road…

[Penulis adalah warga Bogor yang juga penguasa mic Coffereggae Stone]

Tidak ada komentar