Terbaru

Karena Teza Sumendra Memang Berharga

Teza Sumendra,  penyanyi soul-funk-rnb, yang merilis single teranyarnya beberapa waktu lalu.  Foto : dok.Teza Sumendra
Artikel : Rizza Hujan

HujanMusik!, Bogor – Jika ditanya soal siapa penyanyi RnB atau Soul yang saya hafal, jawaban yang pertama kali muncul di kepala adalah Justin Timberlake dan Pharell William. Saya tidak begitu mengikuti perkembangan musik ini. Bukan karena tak ingin, tapi pemberi referensinya sangat terbatas, bahkan bisa dibilang tidak ada. Perbendaharaan lagu dan pengetahuan saya soal musik satu ini sangatlah sedikit. "Like I Love You" dan "Can I Have It Like That" jadi modal saya untuk menulis tentang Teza Sumendra, penyanyi soul-funk-rnb, yang merilis single teranyarnya beberapa waktu lalu. 

Kenapa Justin? Karena saya mendengarkan pendapat rekan Graditio yang mengatakan bahwa dia adalah salah satu influence Teza dalam bermusik. Lalu Pharell? Itu tadi, Teza dikenal sebagai penyanyi soul, funk, r n b, dan akibat informasi tersebut pikiran ini langsung menuju Pharell yang menurut saya very soulful.

"I Did It", begitu Teza menamai karya terbarunya. Katanya, lagu ini berisi pesan untuk semua orang untuk tidak membuang waktu bersama mereka yang tidak menghargai kita. Sepintas, komposisi musik dan nada " I Did It" mirip dengan lagu "Signs" milik Snoop Dog bersama Justin Timberlake. Mungkin saya salah dan jahat menilai sebuah karya orang lain dengan cara  seperti itu. Well, orang awam seperti saya memang banyak membuat kesalahan, harap dimaafkan. Lagu "I Did It" ditulis oleh Teza sendiri dan diproduseri oleh Randy MP. Lagu ini juga diharapkan menjadi jembatan menuju materi-materi album kedua Teza Sumendra. Single "I Did It" sendiri segera bisa dinikmati melalui kanal youtube dan soundcloud Teza Sumendra.

Sebelumnya, Teza pernah merilis album berjudul "Expanded" pada akhir 2016. Album berisikan lagu-lagu dari album perdana Teza Sumendra itu kemudian di remix oleh beberapa produser musik yang dinilai sangat pantas untuk memberi sentuhan baru pada lagu-lagunya.



Menilik perjalanan karir penyanyi kelahiran Jakarta, 11 Maret 1988 ini rasanya cukup mumpuni. Dia pernah berkolaborasi dengan musisi kenamaan seperti Indra Lesmana, Rini Wulandari, dan Dipha Barus. Selain itu, Teza juga piawai berakting dan sempat mencicipi beberapa panggung teater ditambah berperan dalam sebuah film layar lebar. Ah multi talenta rupanya.

Saya kehabisan kopi malam ini, peristiwa horor yang jarang terjadi dalam keseharian saya. Gelisah dan takut sebenarnya, gelisah karena kopi adalah sahabat sejati saat menulis artikel. Dan takut untuk jalan sendiri ke warung terdekat guna membeli kopi. Rasa yang sama saya dapatkan ketika ditawari Anggit untuk menulis tentang Teza Sumendra. Gelisah karena kurangnya referensi dan akhirnya takut artikel ini jadi hambar, tidak mempunyai jiwa. Tapi, demi kemaslahatan khasanah permusikan Indonesia dan untuk Teza Sumendra yang menurut saya unik karena masih sangat jarang musik seperti yang dibawakan Teza ditemui di negeri ini, saya harus berani dan menyelesaikan kewajiban mengisi konten blog alay HujanMusik!.

Akhirnya, senada dengan Teza, saya berpesan pada para penikmat musik yang membaca tulisan ini, luangkanlah waktumu guna menyimak karya Teza Sumendra. Karena dia memang berharga.

Tidak ada komentar