Terbaru

Akhir Manis, Agria Swara Juara di Swiss

PSM IPB Agria Swara meraih juara pertama pada Kategoru Mixed Choir 54th International Montreux Choral Festival di Swiss. Foto : @arvibzeinullah

Artikel : Anggitane

HujanMusik!, Bogor - Bak dihantam gendam, barangkali pepatah setengah maksa ini bisa mewakili sanubari yang tengah mengharu biru. Malam itu saya baru saja mempergunjingkan perihal prestasi apa saja yang tengah dan sedang dituju talenta Bogor pada percaturan musik internasional. Tak apa juga dianggap menyerempet chauvinisme, pergunjingan siapa dan bagaimana mereka menuju catatan internasional memang tak banyak, tapi tetap ada.

Gendaman muncul dari wilayah yang malah jarang kami sentuh. Paduan Suara Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (PSM IPB) Agria Swara mengabarkan torehan 1st Prize kategori Mixed Choir dalam kompetisi 54th International Montreux Choral Festival di Swiss.

PSM IPB mampu menyisihkan perwakilan 8 negara lainnya yaitu Inggris, Rusia, Belgia, Latvia, Spanyol, Ukraina, Filipina, dan Bulgaria. Festival yang diselenggarakan pada tanggal 4-7 April 2018 di Salle del Castillo, Vevey dan Auditorium Stravinski, Montreux-Swiss, dihuni dewan juri yang berasal dari Swiss, Inggris dan Hungaria. Berkelas !!!

Prestasi ini juga memperbaiki catatan pada 50th Montreux Choral Festival 2014, saat itu PSM IPB menerima penghargaan 3rd Winner Mixed Voices Category.

Kegigihan PSM IPB yang sempat melakukan konser “The 4th Internal Concert - La Vacanza: Venturing The World Through Music”, di Gedung Kemuning Gading Bogor, Agustus 2017 lalu, memang luar biasa. Seperti meneruskan tradisi juara pertama kategori Mixed Choir. Sebelumnya pada Oktober 2016, PSM IPB yang dibina Dr. drh. Agus Lelana ini juara pertama kategori serupa pada The 4th City of Derry International Choral Festival di Irlandia Utara.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Rektor IPB beserta jajarannya, Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Duta Besar RI untuk Swiss, serta dukungan masyarakat Indonesia di Swiss, para sponsor, dan semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, sehingga misi kesenian serta budaya PSM IPB Agria Swara dapat terlaksana dengan baik," tulis Agus Lelana dalam pernyataannya kepada media.

Berangkat dari Bogor sebagai The 8th IMAC (International Mission in Art and Culture). PSM IPB Agria Swara menuju Swiss dengan kekuatan 44 penyanyi 1 conductor bernama Arvin Zeinullah, 2 orang dokumentasi, 2 official, 2 alumni dan pembina. Mereka tampil memukau dalam balutan batik karya desainer Raden Sirait.



Foto : @agria_swara


Misi internasional yang kedelapan ini juga mengukuhkan kesuksesan Agria Swara sebagai sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di IPB sejak 1986. Prestasinya tak bisa dipandang sebelah mata.

IMAC yang mereka usung sebagai misi sejak 2005 nyata-nyata sukses menggulirkan prestasi. Sebuah misi dari Agria Swara untuk memperkenalkan budaya Indonesia di kancah Internasional melalui musik dan tarian daerah. Sekaligus upaya dalam rangka mengharumkan nama Indonesia dengan mengikuti kompetisi paduan suara berskala internasional.

Tak heran jika akun instagram Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Triawan Munaf juga menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih PSM IPB Agriaswara.

Tak ada ucapan tepat selain Selamat Agria Swara…!!!

Tidak ada komentar