Terbaru

Life Cicla dan Obat Kerinduan Bersama Api Showcase

Peluncuran dan hearing session single terbaru dari Life Cicla di Midland Eatery. API showcase juga dihadiri beberapa kolaborator seperti Rifqi Danuwiputra, Gesit My Gosh, Musa Aldo, Liz Elizabeth dan Rinjani Reza. Foto : @tukangfotommy

Artikel : Rinjani Reza

HujanMusik!, Bogor – Tak ada semerbak yang saya rindukan selain wujud tontonan pada Sabtu, 17 Maret 2018 lalu. Semerbak hari yang saya tunggu berikut gegap gempitanya yang nyata-nyata sesuai harapan. Ajakan kolaborasi dengan membacakan puisi ditengah-tengah lagu baru dari Life Cycla yang berjudul API, menjadi mementum pertama saya berjumpa dalam karya mereka. Tak hanya pertama, mementum ini juga saya anggap penting.

Kenapa terasa penting ?, karena saya banyak mendapati suasana baru torehan Life Cicla dalam lagu API ini. Perubahan musik yang mereka bawakan terasa sangat kuat. Kepercayaan yang mereka bebankan kepada saya untuk membuat puisi bertema API dengan arti yang mungkin berbeda dari isi liriknya, tak pantas dilewatkan.

Peluncuran dan hearing session single terbaru dari Life Cicla yang dimunculkan di Midland Eatery, Jl. Salak 30 Bogor ini juga menempatkan saya memandu acara dengan ditemani Gusmar Helmy. API showcase yang terjadi berkat kolaborasi Life Cicla, Amplop Records dan Hujan Rekords ini sendiri menampilkan Summer Express dan Merry Celeste sebagai pembuka.

Ada yang menarik dari band bernama Summer express, meski band ini terhitung muncul dengan nama baru, namun isi dari band ini terdiri dari beberapa nama lawas yang sudah lazim beredar di skena Bogor. Setidaknya saya menemukan dua nama, yaitu  Ricky (My Secret Identity) dan Aris (Adopta) didalamnya.

Selain kedua band tersebut, API showcase juga dihadiri beberapa kolaborator seperti Rifqi Danuwiputra, Gesit My Gosh, Musa Aldo, Liz Elizabeth dan saya sendiri (Rinjani Reza). Kelima kolaborator ini pun berperan masing masing dibeberapa lagu life cicla yang berbeda, hingga akhirnya dipertemukan di lagu Derau yang membuat suasana lebih riuh dan penuh kebersamaan.

Sungguh showcase yang luar biasa, ditambah kerjasama dengan gerakan seni rupa Bogor (GSRB Kolektif) yang menjadikan pencahayaan visual sangat mengagumkan, terasa lengkap di API showcase ini. Bukan hanya disuguhkan performance musik dan audio yang bagus, tapi mata juga dipuaskan dengan visual yang sangat luar biasa.

Disela waktu menunggu break terjadilah talk show dadakan yang sejujurnya tak ada di rundown, cukup mengisi waktu dengan pembahasan sederhana seputar showcase dan lagu API sendiri sampai akhirnya jadi melebar ke pembahasan skena di Bogor sendiri. Menjadikan pembahasan tepat menurut saya sore itu.

Pada penghujung acara Life Cicla berhasil membuat suasana menjadi lebih riuh dengan beberapa single ternama dari album mereka "Jejak pesinggah". Pendeknya API Showcase kali ini sangat berkesan bagi saya pribadi dan semua yang malam itu hadir. Selain tampil, Life Cicla juga memajang rilisan kaset pita yang terbatas dirilis 50 copy saja, berikut kaos API untuk dibawa pulang.

Kalau boleh menamai, saya memilih menamai hari itu sebagai “Api Life Cicla”. Penamaan yang cukup membantu mengobati kerinduan, keseruan dan uforia luar biasa dari API Showcase Life Cicla.

Tidak ada komentar