Terbaru

Bagus Vol.2, Acara Penting untuk Penggemar Rilisan Kaset

Keseruan acara Bagus vol.2 'Super Super Latte Cassette Store Day 2017' Sabtu (25/11) lalu di Midland Eatery Bogor. Selain display rilisan kaset, acara juga diramaikan performance musik dan diskusi arsip musik. Foto : Liong Latte Collective

Artikel : Rinjani Reza

HujanMusik!, Bogor - Sebagai penikmat koleksi musik dalam bentuk fisik, momentum hajatan BAGUS Vol. 2 termasuk salah satu agenda yang wajib disambangi. Bukan semata kenal panitianya saja, tapi lebih kepada bagaimana menikmati sajian musik bergizi yang lebih pantas. Super Super Latte Cassette Store Day 2017 pada Sabtu, 25 November lalu memang menjadi ajang pecinta rilisan fisik terutama kaset pita di Bogor.

Selain menelisik aneka koleksi kaset yang ditawarkan label lokal dan band Bogor, acara yang mengambil lokasi di Midland Eatery juga menyuguhkan aksi musik oleh performer Jakarta, Malang dan Bogor tentunya.

Acara dengan konsep cassette atau Record Store day terhitung sangat jarang ada di Bogor. Acara garapan Liong Latte collective ini-pun menjadi hajatan release party dari band Neal yang baru saja melepas EP pertama dengan nama mereka, setelah sebelumnya oleh Daylight.

Seperti acara acara sebelumnya di Bogor, kerumunan orang selalu hadir setelah matahari beristirahat, entah karena mereka malas terkena matahari atau kemacetan Bogor yang makin menjadi, tapi kebiasaan seperti ini sering kita temui di perhelatan acara musik Bogor. DJ Ashes jadi pembuka ciamik diantara suasana yang masih cukup hening. Jembatan merah jadi penampil berikutnya ketika matahari sedang gagah gagahnya, dilanjut penampilan dari The Rules yang mampu merubah suasana 180 derajat menjadi bingar bingar.

Setelah The Rules meneruskan aksi yang sempat terpotong break. Kini penampil berikutnya ada Twentyfour Seven, band yang sedang saya gemari di Bogor. Sayangnya atas nama salah satu kendala mereka tidak tampil full band malam itu. Meski hanya menampilkan ukulele plus vocal saja, tak menjadi penghalang mereka merenyahkan malam. Permainan ukulele yang bernyawa bersatu padu dengan suara vocal (female) yang merdu, sungguh penampilan yang asik.

Lons adalah band asal kota Malang yang berkesempatan mempromosikan karyanya malam itu, sempet penasaran warna musik mereka apa. begitu mereka memainkan beberapa lagu entah kenapa saya terasa seperti mendengarkan lagu lagu dari Radiohead. Pungkas penampilan mereka, giliran kawanan indie rock asal Jakarta Gascoigne yang membius suasana di Midland jadi lebih energik.

Sebagai pemuncak acara, Neal  menjadi penampil terakhir. Momen ini menjadi dedikasi untuk mereka yang kebetulan tengah merayakan rilis EP mereka dalam format kaset. Neal menjadi penutup yang ciamik, mengusung musik britpop dan sound gitar yang khas dari gitaris Denol, juga lagu mereka yang cukup familiar bagi generasi yang sempat menyaksikan Daylight tumbuh.

Sebelum acara benar benar ditutup, Cycojano menjadi DJ terakhir yang merubah Midland serasa lantai disko. Secara khusus saya dan HujanMusik! senang menajdi bagian dari acara yang menyenangkan ini. Angkat topi untuk panitia yang secara kolektif mau bersusah payah bolak balik sana sini, gotong royong sampe begadang demi kelangsungan Bagus vol 2 tersebut.

Sukses terus

Tidak ada komentar