Terbaru

Suara PASAREKAM#1 dari Jalan Pengadilan

Salah satu aksi panggung Mery Celeste di PASAREKAM#1, Sabtu (2/9) di rooftop Kemenady Coffee & Co Working Space. Acara ini juga menyuguhkan lapakan merch band. Foto : @Eternalstore


Oleh: Rinjani Reza

HujanMusik!, Bogor - Saya tak menyangka, pada salah satu ruas jalan di Jalan Pengadilan, sejak Sabtu (2/9) siang rupa-rupanya sudah berkumpul para pelaku aksi kreatif Bogor. Mereka rupanya tengah meramaikan hajatan PASAREKAM#1 yang digelar Kemenady Coffee & Co Working Space, sama seperti saya dan Jembatan Merah... hehehe.

Acaranya sendiri memilih dilakukan di ruangan lantai 3 dan rooftop tempat ngopi yang sedang ramai dibicarakan ini. Lantai 3 menyuguhkan nuansa pasar yang disulap menjadi tempat lapakan merch band.  Di lokasi inilah dahaga soal rilisan keren bisa didapatkan. Di lapakan ini saya mendapati Eternal Store, Hujan Rekords, Kick it Records, Kebun Suara dan lapakan kolektif lainnya yang menggelar aneka buah tangan cerdas untuk dibawa pulang. Ada CD, Kaset, Vinyl dan merch lainnya. Pendeknya, acara di Kemenady ini menyuguhkan suasana pasar yang hangat dengan venue musik di rooftop.

Untuk musik, PASAREKAM#1 juga dimeriahkan oleh aksi dari [24]7 , BIBITELAN, MERY CELESTE, JEMBATAN MERAH (eheemm…) dan THE MENTAWAIS. nama-nama band tersebut yang bertanggung jawab meramaikan acara sejak 4 sore sampai jam 9 malam.

Membuka aksi musik di PASAREKAM#1, Bibitelan menampilkan sajian musik sebagamana namanya. Mereka band cover dari siapa dong? Yap, mereka membawakan hits hits dari The Beatles yang berhasil memeriahkan suasana di rooftop Kemenady. Sayang, di kala mereka sedang asik melantunkan lagu-lagu familiar John Leenon, Paul McCartney, George Horrson dan Ringo Starr, ‎gerimis mulai datang dan aksi mereka terpaksa dihentikan sejenak.

Begitu gerimis mulai berhenti, giliran aksi musik kedua dari [24]7 yang membuat sore itu jadi manis dengan konsep musik yang unik, female voice, dan tambahan instrumen ukulele yang membuat mereka jadi berbeda di mata saya hahahaha. Selepas istirahat untuk menghormati ibadah Maghrib, Bibitelan lagi-lagi membuka acara dan menjadi pahlawan menghangatkan kembali suasana. Hingga akhirnya grup folk asal kota Bogor Jembatan Merah (kebetulan band saya hahaha) beraksi dengan 3 lagu dari EP pertama mereka dengan bonus bagi-bagi Zine (Fanzine/magazine fotocopyan). Zine ini buatan saya sendiri yang bertajuk sajaktanpasuara#3. Syukurlah, sajian kami cukup membuat suasana jadi lebih hening di antara riuh aksi musik lainnya di PASAREKAM#1 kemarin.

Selanjutnya giliran aksi Mery Celeste dengan musik mereka yang catchy dan vokalisnya yang sesekali ngabodor mampu membuat suasana jadi meriah kembali (setelah keheningan oleh Jembatan Merah). Sebagai pungkasan, aksi The Mentawais dengan surf rock-nya saya nilai sudah tepat untuk menutup perjumpaan PASAREKAM#1 kali ini. Mereka mampu merubah rooftop jadi rasa pantai, mengajak pengunjung bergoyang dan berimajinasi di pinggir pantai dengan segelas soda atau minuman dingin lainnya.

Dan malam itu pun PASAREKAM#1 ditutup dengan sempurna. Semoga bisa berkelanjutan dan ada PASAREKAM volume lainnya.

Tetap semangat

Tidak ada komentar