Terbaru

Antartick yang Mengusik Dengan "Kebas"

Antartick yang digawangi Joean (vokal), Anang (gitar), dan Helvi (bass) berencana menggelar release party single "Kebas" tanggal 3 September. Foto : Antartick

HujanMusik!, Bogor - Kedai d'hook seolah mencabut jinx dari dalam diri dan memberi keberuntungan lebih pada saya. Beberapa kali saya mendapat kabar baik saat berada di sana. Terakhir kali adalah saat mendapat kabar tentang Sandra Fay. Lalu kemarin Sabtu, saat cuap-cuap di acara akustik, telepon genggam saya berbunyi, menandakan ada sesuatu masuk. Ketika saya lihat ada Direct Message (DM,-red) di Instagram HujanMusik!.

KawanHujan tahu DM dari siapa? Bukan..bukan Payung Teduh, bukan pula dari si Julian Casablancas. Tapi dari akun @h37vibass. Dalam hati saya bertanya, siapa ini? Jangan-jangan perwakilan satu perkumpulan mau minta sumbangan untuk 17 Agustus, tapi tidak mungkin karena sudah lewat. Tiba-tiba saya ingat, ini salah satu personil band yang sedang didekati oleh Brok. Ah, senang sekali rasanya.

Akun @h37vibass dimiliki oleh seorang gadis bernama Helvi, dan dia adalah pemain bass unit indie/urbanrock asal Bogor, Antartick. Saya sempat malu, karena menyebut Helvi dengan sebutan Om, dan baru tersadar kalau Helvi seorang wanita setelah komunikasi kami migrasi ke media sosial Whatsapp.

Saya pertama kali mendengar nama Antartick dari rekan Brok. "Iyeu band alus mang, layak diangkat," begitu katanya. Jujur, saya mendengarkan karya mereka setelah Helvi menyapa. Pertama kali menyimak "Kebas", saya sepakat dengan Brok bahwa mereka berada satu koridor bersama band Inggris The Strokes.

Antartick yang digawangi Joean (vokal), Anang (gitar), dan Helvi (bass) berencana menggelar release party single "Kebas" tanggal 3 September nanti di sebuah kafe di bilangan jalan Ahmad Yani. Melihat line up band yang akan tampil, saya begitu bersemangat karena selain Antartick, ada beberapa target HujanMusik! Main disana.

Single "Kebas" sendiri diciptakan oleh Wisnu Adji, vokalis unit alternatif rock Jakarta, Monkey to Millionare. Selain itu, Wisnu juga menambahkan warna dengan bermain gitar.

"Gue belum pernah nulisin lagu buat dinyanyiin orang lain. Kebanyakan ya cuma buat Monkey to Millionaire atau sendiri aja. Ya ini pertama kalinya dan jadi spesial buat gue," ujar Wisnu dalam sebuah rilis.

Wisnu bertutur lagu "Kebas"tercipta lewat obrolan di malam hari dengan manager Monkey to Millionaire, Yulia Dian. Keduanya membahas tentang karakter gosip. Betapa orang-orang sekarang ini memiliki media yang sangat luas untuk bergosip bahkan mereka berkata-kata tanpa batasan.

Soal aransemen, Antartick merasa lagu “Kebas” sangat sesuai dengan karakteristik bermusik mereka. Pemilihan sound dan segala detail musik di lagu "Kebas" menjadi identitas Antartick. Tak ketinggalan Wisnu pun memberi sentuhan sebagai produser di lagu ini.

"Kita memilih Wisnu karena melihat musik beliau sangatlah cocok dengan Antartick. Selain itu Wisnu adalah sahabat dekat yang ternyata berani mempercayakan karyanya buat kita. Ya kenapa nggak," kata Anang sang gitaris.

Single "Kebas" dirilis secara digital melalui Demajors dan sudah bisa dinikmati di layanan iTunes, Spotify, Joox dan lain-lain.

Antartick didirikan pada pertengahan tahun 2016 oleh dua bersaudara Anang dan Joe. Helvi resmi menjadi anak bungsu tidak lama kemudian. Anang dan Helvi merupakan anggota komunitas gitaris Bogor Guitar FUNatics. Dari beberapa kali jam session di dalam studio yang dibantu oleh additional drumer, mereka berhasil menciptakan beberapa lagu. Termasuk mengaransemen lagu yang ditulis oleh Wisnu Adji dan menjadi single debut.

Band ini bermula dari gagasan Anang yang juga masih tercatat sebagai gitaris band Alexandria, untuk terus berkarya di industri musik dengan mengajak adik iparnya; Joe, yang baru saja menyelesaikan pendidikan di sebuah pondok pesantren, untuk serius mengasah bakat dan kemampuan vokalnya melalui jamming kecil-kecilan di garasi rumah mereka.

Meski berstatus sebagai band debutan, Antartick cukup rajin dan sering manggung di berbagai gig komunitas maupun event-event besar lainnya. Pengalaman Anang sebagai gitaris band Alexandria, Helvi bersama Khabut, dan juga darah segar dari seorang Joe adalah perpaduan komplit yang membuat band ini memiliki warna tersendiri.

Tidak ada komentar