Terbaru

7 Soundtrack Jogging di Sekitaran Kebun Raya


Foto : Bogorrunner.

HujanMusik!, Bogor - Mens sana in corpore sano,  di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Begitu kata pepatah. Jadi poinnya adalah, harus ada keseimbangan antara kesehatan raga dengan ketenangan jiwa. Kalau mau jiwa tenang, gampang saja syaratnya, jangan cari masalah, tidak usah mencampuri urusan yang bukan urusan kita, selalu berhusnudzon, cari pasangan yang sangat pengertian, sering baca artikel hujanmusik.id, dan jaga kesehatan tubuh.

Yang terakhir ini, sedang jadi hits dimana-mana. Tagar #jangankasihkendor mewarnai setiap medsos yang saya punya. Tagar tersebut biasanya menemani mereka yang sedang senam, fitnes, atau lari-lari kecil saat bahagia.

Di Bogor, jogging track yang mengitari Kebun Raya sedang jadi idola para pelari. Dan demi mens sana in corpore sano, HujanMusik! akan memberikan playlist asik agar #jangankasihkendor tidak hanya jadi slogan semata.

1. "Gejolak Kawula Muda" - Club 80's

Olah raga yang baik adalah ketika pemanasan jadi hal pertama yang dilakukan, begitupun jogging. walau cuma sekedar melangkahkan kaki dengan kecepatan lebih, tapi kram atau salah urat masih jadi ancaman. Karena itulah pemanasan sangat penting untuk melemaskan otot-otot tubuh. Dan lagu yang paling pas untuk pemanasan adalah "Gejolak Kawula Muda" milik Club 80's. Masih ingat video klip lagu ini, 'kan? Sarat dengan kegiatan olah raga dan ada model cantik jelita disana. Bisa membuat KawanHujan bergejolak, seakan dikejar Sissy Priscila. Bayangkan lalu jadikan motivasi memulai lari.

2. "Ode Buat Kota" - Bangku Taman

Selesai pemanasan, biasanya jogging dimulai dengan lari pelan, pikiran belum fokus sepenuhnya. Tenang saja, tidak berdosa selama KawanHujan tidak merampok pandang pada gadis-gadis yang biasanya berpenampilan seksi saat lari. Atau pada 'akang-akang' pengguna celana dan kaus ketat yang memamerkan kekekaran tubuhnya. Daripada mengotori pikiran, lebih baik lari sambil menikmati pemandangan sekitar dan bersenandung "..nanana nanananana..nananana..nananana.." 

3. "Mars Kota Hujan" - Nursamsi

"Bogor kota indah sejuk nyaman, bagai bunga di dalam taman". Itu penggalan lirik yang ada di lagu Mars Kota Hujan. Bogor tidak cuma punya mall yang terus menjamur, taman juga bertebaran di kota yang paling dicintai di dunia ini. Nah, sebagaimana lagu mars pada umumnya, lagu ini berirama ceria dan penuh semangat, sangat cocok untuk menambah kecepatan lari mengelilingi salah satu ikon kota Bogor.

4. "I Still Havent Found What I'm Looking For" - U2

Bogor terkenal dengan kesegaran udaranya, sejarah yang melegenda, dan gadis-gadis cantik jelita. Juga jangan lupa jejaka Bogor seperti pengurus hujanmusik.id yang lucu, 'kasep', serta berwibawa. Anggap jogging itu mencari dan mengejar sesuatu, entah itu kesehatan tubuh, kematangan jiwa, atau jodoh tak sengaja. Biar lebih semangat mencari dan berlari, dengarkan lirik yang diteriakkan Bono dalam lagu ini. Jangan kaget kalau KawanHujan akan merasa seperti menjadi Bodhi, sang Akar dalam tetralogi Supernova.

5. "Bunder" - Oncom Hideung

Dengarkan lagu ini, perhatikan sekeliling, lalu simpulkan. Jadi ada tiga hal bisa KawanHujan lakukan sekaligus bersama lagu "Bunder". Olah raga, olah logika, dan olah rasa. #jangankasihkendor ketiga area tersebut.

6. "Intuition" - Jewel

Jogging butuh intuisi juga, minimal bisa meramal berapa kali KawanHujan sanggup berlari mengelilingi Kebun Raya. Suara Jewel bisa menjadi pengganti cheers yang menyemangati KawanHujan. Seksi, basah oleh keringat, dan semangat, itulah Jewel.

7. "Sampai Jadi Debu" - Banda Neira

Menurut penelitian yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, rata-rata pelari hanya sanggup mengitari Kebun Raya Bogor sebanyak 7 putaran saja. Itu pun diselesaikan dengan selingan berswafoto di setiap tikungan, tangga, jembatan, pilar raksasa, dan tempat sampah berwarna lucu. 

Vokal angelic Rara Sekar dipadu dengan suara rendah Ananda Badudu serta penghayatan mendalam Gardika Gigih dalam memainkan piano, membuat "Sampai Jadi Debu" menjadi lagu bertempo lambat dengan lirik tajam romantis yang menyayat hati mana pun yang mendengarkannya. Lagu ini sangat pas didengarkan menjelang akhir perjuangan 7 kali memutari Kebun Raya atau saat pendinginan setelah jogging. Tapi hati-hati, jangan berlari dengan air mata membasah di pipi gara-gara lagu karangan Ananda ini. Dan semoga kalimat Sampai Jadi Debu bisa mengingatkan KawanHujan agar jangan kebanyakan berswafoto, olah raga biar sehat, sebelum jadi debu. Ayo #jangankasihkendor!!.

Tidak ada komentar