Terbaru

Mendalami Surfing Bogor The Mentawais

-->
Foto : Youtube @The Mentawais,
HujanMusik!, Bogor Bagi orang awam seperti saya, mendengar lantunan musik tanpa suara [baca:vokal], sudah barang tentu bikin celingak-celinguk. Sempat pesimistis bagaimana cara menikmati musik seperti ini, hingga akhirnya memanfaatkan nalar dan mencari tahu sana-sini.

Beruntung saya sempat berada dalam satu kantong aktifitas dengan unit post rock Bogor bernama Adopta. Naluri menikmati pesan hasil kolaborasi musisi yang berpadu dengan instrumen terbentuk dari dialog warung kopi dengan Siguros dan Mono yang menemani.

Saya memang awam dan ‘ndeso’, sampai-sampai tak sadar mulai menikmati Tokyo Ska Paradise, Sentimental Mood, Release the Longship, Los Straitjackets hingga Slacktone. Bahkan dalam salah satu tur band bertajuk "Fun In Tour" di Jogja, Agustus 2016 silam, saya harus berbagi panggung dengan unit surf rock dari Bandung, Beertubes.

Dan kini kembali dimanjakan dengan beredarnya kabar bahwa salah satu band surf rock Bogor telah merilis mini album.

Ya… Band surf rock The Mentawais, April 2017 lalu, telah melepas single perdana "Surfin'Java". Satu nomor perkenalan dari album mini perdana mereka yang bertajuk sama dengan judul lagu.

Peluncuran "Surfin' Java"  (Hujan! Rekords dan Kick It Records) resmi dirilis bersamaan perayaan Record Store Day 2017,  yang hajatannya berlangsung di halaman RRI Bogor, 30 April 2017.

Dari laman Rollingstone Indonesia saya mendapati catatan bahwa The Mentawais baru berdiri pada 2015 silam dengan personel Andre Varian (drum), Bena Waketversa (bass), Muhammad Arifyandi (gitar), dan Umar Bawahab (gitar). Demi mewujudkan mini album ini mereka fokus menggarap materi musik di studio tanpa melakukan pertunjukan sama sekali. Proses dua tahun yang juga diselingi interaksi bersama habitat berselancar di kawasan Batu Karas, Pangandaran, Jawa Barat.

"Terdapat banyak surfer yang menggunakan longboard dan mengingatkan akan era keemasan 60's California Beach Scene di pantai barat Amerika," terang mereka.

Hujan! Rekords dalam keterangannya mengatakan bahwa keseluruhan materi pada album mini "Surfin' Java" memiliki nuansa 60's surf style instrumental tradisional yang kental dengan balutan reverb nan drippy serta sound gitar yang twangy. Setuju saja karena kenyataannya saya menikmati single yang direkam di Fake Hero Studio, Bogor, dan diproduseri sendiri oleh The Mentawais itu.

Album mini "Surfin' Java" milik The Mentawais dirilis dalam format kaset seharga Rp 40.000. Rilisan ini juga disertai dengan stiker serta kode unduh untuk versi digital "Surfin' Java".

Artikel ini ditulis dengan rujukan dan kutipan “Band Surf Rock Asal Bogor The Mentawais Rilis Perdana”. Rollingstone.co.id, 3 April 2017.

Tidak ada komentar