Terbaru

Euforia SMA 4 Kota Bogor : Pesan Terbuka tentang Cinta dan Budaya

Photo by IG @maliqmusic via @euforia_6

Hujan membasahi lapangan SMA Negeri 4 Kota Bogor begitu kami tiba, tapi yang kami saksikan bukan ‘crowd’ yang menepi melainkan semangat siswa-siswi setia menanti setiap tampilan di atas pentas. Euforia (Evolution of The Incredible Tetra) malam itu sukses tampilkan komparasi seni tradisi dengan musik kekinian.

Tema Our Culture Our Revolution yang diusung Euforia 2016 memberi pesan magis perihal budaya, agar tak tergerus waktu. Pesan kepada kalangan muda untuk tetap akrab dengan budayanya.

“Melalui Euforia kami mengajak bahwa sebuah revolusi tidak akan mengubah budaya. Dan mengenal budaya bukanlah suatu yang kuno, karena kita dapat meng-compare-nya,” ungkap Salsabila Kautsar, Ketua Acara pensi Euforia 2016.

Benar saja, alur Pensi yang ditampilkan sejak diisi tari Kabengbat, teater Kabaret dan musik daerah, seolah menjadi penanda niatan SMAN 4 Bogor terbuka secara budaya. Euforia 2016 adalah kali kedua diadakan setelah acara serupa digelar tahun 2014 dengan tema Evolusi Music Secara Global.

Keramaian pun pecah kala The S.I.G.I.T tampil pada pukul 16.00 WIB. Band internasional asal Bandung ini sukses membawa keseruan bernyanyi bersama di bawah panggung. Beat yang dibawakannya seolah beradu kuat dengan gemuruh petir.
Suasana yang sama namun karakter berbeda dimunculkan Maliq & D’Essential pada pukul 20.00 WIB. Unit Jazz Ibukota ini mampu membakar aura ‘crowd’ yang terlanjur terpapar hujan.


Modern dance memungkasi Euforia 2016 setelah sebelumnya tampil juga topi jerami, bedroom journey, life cicla, diafology, maspey, dyslexia, efek semalam, fourty K, batas waktu, the amethys, sixsense, three of dreams, sleeping lips, parklife, jeans roek.“Alhamdulilla mas, sukses rasa lelah rasanya terbayarkan ketika melihat acara ini sukses,” tutur gadis yang memilih disapa chaca ini.


Sumber : Majalah HayuBogor

Tidak ada komentar